By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Munajat Doa Lintas Kader Ormas Islam di Semarang, Simbol Persatuan untuk Indonesia
Share
Font ResizerAa
  • ES Money
  • Read History
  • U.K News
  • The Escapist
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Read History
  • Entertainment
  • Science
  • Technology
  • Insider
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Munajat Doa Lintas Kader Ormas Islam di Semarang, Simbol Persatuan untuk Indonesia

Last updated: 25 Oktober 2025 14:29 14:29
Jatengdaily.com
Published: 3 September 2025 07:00
Share
Sejumlah kader ormas Islam memimpin doa secara bergantian memohon agar persatuan dan kesatuan bangsa tetap terjaga, aman, dan damai.Foto:dok
SHARE
Sejumlah kader ormas Islam memimpin doa secara bergantian memohon agar persatuan dan kesatuan bangsa tetap terjaga, aman, dan damai.Foto:dok

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Suasana khidmat menyelimuti Markas Kampung Pancasila, Jalan Karang Tengah II/30, Genuk, Kota Semarang, Selasa malam (2/9/2025).

Ratusan jemaah dari berbagai organisasi masyarakat (ormas) Islam berkumpul, duduk bersila, dan bersama-sama memanjatkan doa untuk Kota Semarang dan bangsa Indonesia.

Acara yang digagas Forum Kiai Santri Pancasila (FKSP) Semarang ini bertajuk Munajat Doa Lintas Kader Ormas Islam untuk Kota Semarang dan Indonesia yang Lebih Baik.

Dari awal hingga akhir, suasana terasa penuh kehangatan persaudaraan. Doa-doa bergema, dipimpin secara bergantian oleh para kiai dan tokoh agama lintas ormas Islam, di antaranya Kiai Achmad Robani Albar (NU), Dr. AM. Juma’i (Muhammadiyah), KH Sun Djok San (LDII), KH Ali Mustofa (MA), hingga tokoh masyarakat dan purnawirawan TNI-Polri.

“Munajat ini kita panjatkan agar masyarakat selalu dilindungi dari perpecahan, sekaligus memperkokoh persatuan bangsa. Kami juga mengajak umat mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari,” tutur Ketua Umum FKSP, Kiai Achmad Robani Albar, S.H., M.H.

Menurutnya, doa bersama ini tidak hanya simbol kebersamaan, tetapi juga bentuk kepedulian terhadap kondisi bangsa.

“Minimal kita mendoakan agar segala permasalahan bangsa bisa segera teratasi, baik terkait tuntutan masyarakat maupun evaluasi kebijakan pemerintah. Selain itu, kegiatan ini juga mempererat ukhuwah Islamiyah dan ukhuwah wathaniyah. Selain cinta negara, juga cinta agama,” tambahnya.

Malam itu, jamaah larut dalam lantunan doa. Kepala-kepala tertunduk, bibir bergetar penuh harap, memohon keselamatan bangsa. Kehadiran jajaran TNI, Polri, tokoh masyarakat, hingga kader lintas ormas Islam kian menegaskan bahwa semangat kebersamaan adalah modal utama menghadapi tantangan zaman.

Acara ditutup dengan ikrar bersama: menjaga Kota Semarang tetap aman, damai, dan harmonis.

“Munajat ini bukan hanya untuk Semarang, tapi juga untuk Indonesia yang lebih baik. Doa dan kebersamaan adalah benteng kuat kita semua,” pungkas Robani. St

You Might Also Like

ASG 2019 Ditutup, Peserta Nikmati Sunset di Borobudur
Pelepasan Haji Pegawai RSI Sultan Agung, Dirut Berpesan Agar Fokus Menjalankan Ibadah
Agustina Wilujeng Kirim Ambulans Jemput Korban Bus Terguling di Pemalang
Gempa Magnitudo 3.4 Guncang Wilayah Bantul DIY Tadi Pagi
Dugderan, Sepanjang Jalan Pemuda Ditutup
TAGGED:Di SemarangLintas Kader Ormas IslamMunajat DoaSimbol Persatuan untuk Indonesia
Share This Article
Facebook Email Print
© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?