SEMARANG (Jatengdaily.com) – Viral video di media sosial (medsos) menunjukkan seorang pedagang wanita bernama Ruswanti (53) warga Rowosari Kabupaten Semarang terlihat sedih sambil menunggu angkot.
Kabar yang diunggah akun Instagram@kabarungaran belakangan diketahui korban perampasan.
Perhiasan yang korban pakai dibawa kabur oleh tiga orang tidak dikenal menggunakan mobil saat menunggu angkot usai korban berdagang di wilayah Sraten, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang.
Kapolres Semarang AKBP Ratna Quratul Ainy membenarkan kabar tersebut. Saat ini Satuan Reskrim Polres Semarang masih melakukan penyelidikan.
“Masih dalam penyelidikan.Sedangkan korban mengalami kerugian materiil serta masih dalam pendampingan Polres Semarang,” kata Kapolres, Selasa (10/6).
Kejadian bermula ketika korban sedang menunggu angkot usai pulang berdagang dari pasar Salatiga pukul 05.00 WIB di Kecamatan Tuntang Kabupaten Semarang, Senin (10/6).
Selang beberapa menit datang mobil berwarna hitam yang berisi tiga orang laki-laki menghampiri korban dan pura-pura menanyakan alamat namun korban menggubris.
“Karena tak menjawab, kemudian satu pelaku turun dari mobil dan mendorong korban masuk mobil,” ujarnya.
Korban dibawa pelaku dalam keadaan dibekap langsung dimasukkan di dalam mobil. Dalam keadaan disekap korban berusaha berontak dengan berteriak.
“Karena di lokasi masih sepi dan mulut korban langsung dibekap oleh pelaku, lalu korban dibawa oleh para pelaku,” ujar Ratna.
Kemudian korban diturunkan di dekat permakaman Ngebong, Kota Salatiga sedangkan pelaku melarikan diri dengan membawa perhiasan emas, ponsel, dan uang tunai milik korban.
“Yang diambil perhiasan yang dikenakan korban, uang tunai Rp 2.500.000 dan dua HP milik korban,” pungkasnya. adri-she
0



