By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Paguyuban Pathok Jogo Joyo Kusumo Dorong Kedamaian Trah Sunan Kalijaga
Share
Font ResizerAa
  • ES Money
  • Read History
  • U.K News
  • The Escapist
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Read History
  • Entertainment
  • Science
  • Technology
  • Insider
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Paguyuban Pathok Jogo Joyo Kusumo Dorong Kedamaian Trah Sunan Kalijaga

Last updated: 16 November 2025 21:31 21:31
Jatengdaily.com
Published: 16 November 2025 17:24
Share
Santri Paguyuban Pathok Jogo Joyo Kusumo Demak berziarah Makam Sunan Kalijaga di Kadilangu. Foto: sari jati
SHARE
Santri Paguyuban Pathok Jogo Joyo Kusumo Demak berziarah Makam Sunan Kalijaga di Kadilangu. Foto: sari jati

DEMAK (Jatengdaily.com)– Suasana kompleks Makam Sunan Kalijaga di Kadilangu tampak lebih ramai dari biasanya pada Minggu (16/11/2025). Ratusan santri Paguyuban Pathok Jogo Joyo Kusumo Demak bersama dzuriyyah Sunan Kalijaga yang tinggal di luar Kadilangu datang untuk berziarah sekaligus mendoakan kerukunan keluarga besar trah sang wali.

Dengan pakaian serba hitam, para santri berkumpul rapi dan mengikuti doa tahlil yang dipimpin Kiai Nur Amin, sesepuh paguyuban. Selain mengenang ajaran Sunan Kalijaga yang terkenal mengemas dakwah dengan seni budaya, mereka juga memohon agar perselisihan internal di lingkungan trah Kadilangu segera mereda.

Menurut Nawir, perwakilan santri, konflik di antara ahli waris Sunan Kalijaga sudah lama menjadi perhatian publik. Bahkan, penjamasan pusaka saat Grebeg Besar kini digelar oleh dua kubu berbeda. “Kami sebagai santri tentu sedih melihat kondisi ini. Nama besar Sunan Kalijaga harus dijaga,” katanya.

Ia menegaskan, para santri ingin ikut mendorong perdamaian, baik melalui doa maupun berbagai upaya mediasi. Sebelumnya, paguyuban juga sempat terlibat dalam pertemuan di DPRD Demak untuk membuka ruang dialog antar-kubu.

“Kami berharap keluarga besar bisa duduk bersama lagi. Perpecahan seperti ini tidak baik untuk marwah beliau,” tambah Nawir.

Usai berziarah di Kadilangu, rombongan santri melanjutkan kegiatan dengan salat berjamaah di Masjid Agung Demak. Mereka kemudian menutup agenda dengan berziarah ke makam Sultan Fatah dan para raja Demak sebagai bentuk penghormatan pada jejak sejarah Islam di kawasan tersebut. rie-she

You Might Also Like

Presiden Beri Tanda Kehormatan bagi 64 Tokoh, Ini Daftarnya
Merapi Letuskan Awan Panas, Hujan Abu Tipis di Radius 15 Km
Banjir Rob Rendam Tiga Kecamatan di Pekalongan
Puan Ceritakan Berkah Puasa, Menyelamatkan Bung Karno dari Upaya Pembunuhan
Tim U-17 Indonesia terus Dipoles, PSSI Lakukan Seleksi Terbuka
TAGGED:Paguyuban Pathok Jogo Joyo KusumoTrah Sunan Kalijaga
Share This Article
Facebook Email Print
© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?