By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Pameran Tanaman Hias Aglonema di Semarang Jadi Pelecut Pertumbuhan Ekonomi
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Pameran Tanaman Hias Aglonema di Semarang Jadi Pelecut Pertumbuhan Ekonomi

Last updated: 17 November 2025 06:53 06:53
Jatengdaily.com
Published: 17 November 2025 06:53
Share
Pameran Tanaman Hias dan kontes Anthurium & Aglonema 2025. Foto: adri
SHARE
Pameran Tanaman Hias dan kontes Anthurium & Aglonema 2025. Foto: adri

SEMARANG (Jatengdaily.com)- Pameran Tanaman Hias dan kontes Anthurium & Aglonema 2025 yang digelar Lapangan Eks Wonderia Kota Semarang menjadi magnet baru bagi para pecinta tanaman di Kota Semarang, Minggu (16/11). Dengan adanya pameran tanaman hias banyak mendatangkan berkah dan dagangan menjadi cukup laku.

Peserta stan Trio Syahara Omah Godong Kembang milik Trimo Sugito mengatakan sejak mengikuti stand pameran tanaman ini, sangat memantik warga yang pecinta tanaman hias. Bahkan, berbagai jenis tanaman hias seperti aglonema, anthurium, pilomarbel, variegata dengan harga yang beragam sangat diburu pehobi tanaman hias.

“Lumayan pengunjungnya yang akhirnya tiba-tiba lihat dan langsung order barangnya bagus, terkadang ada tertarik dan beli. Acara itu digelar sejak 14 November hingga 23 November 2025,” kata Trimo Sugito asal Kabupaten Semarang, Minggu (16/11).

Di samping itu, ada yang paling menjadi primadona dan diburu pengunjung adalah Aglonema Pride of Sumatra White atau Aglonema Pos White.

Keindahan Aglonema Pos White terlihat dari perpaduan warna putih lembut pada daunnya yang berpadu dengan rona hijau dan semburat merah muda, menjadikannya terlihat elegan dan langka. Maka tanaman ini menjadi rebutan para pecinta tanaman hias yang hadir pada pameran tersebut.

Selain Pos White, berbagai jenis tanaman variegata  juga turut menjadi incaran, terutama bagi kolektor yang berburu tanaman dengan corak unik dan tingkat pertumbuhan yang stabil. “Aglaonema Pride of Sumatra White (Pos White), ini peminatnya banyak,” ujarnya.

Pengunjung yang sangat tertarik pada tanaman-tanaman baik yang berjenis antik maupun varigata. Bahkan tren tanaman saat ini bergerak ke arah tanaman berpenampilan unik.

“Sebab harganya bisa ratusan ribu hingga jutaan. Contohnya stroberi varigata, kumis kucing varigata. Biasanya kan cuma di sawah, tapi ini bisa laku sampai Rp100 ribu. Ada juga aglanema Suksom Jaipong, tanaman lokal dari saya sendiri. Masih kuat dan peminatnya banyak,” jelasnya.

Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng mengatakan, selain pameran dan ajang kompetisi, event ini juga untuk memanjakan mata dan ruang pertemuan bagi para penghobi, kolektor, dan komunitas pencinta tanaman hias.

Dengan adanya pameran dan kontes ini menjadi ladang pemberdayaan masyarakat dan menggerakkan perekonomian daerah.

“Jadi momen pameran, kontes, atau festival banyak ditunggu oleh para pemilik tanaman hias. Karena di sinilah bertemunya titik ekonomi. Hobi kalau tidak ada kaitannya dengan ekonomi tidak akan maju,” kata Agustina.

Pelaku Ekonomi Kreatif

Kepala Dinas Pertanian Kota Semarang, Shoti’ah, mengatakan, kegiatan pameran ini melibatkan 72 stan, terdiri atas 42 stan tanaman hias dan 30 stan UMKM serta ekonomi kreatif.  “Sementara kontes anthurium diikuti oleh 261 peserta dan kontes aglonema diikuti 265 peserta se-Pulau Jawa. Ini sangat antusias sekali,” ujarnya.

Menurut Shoti’ah, acara ini menjadi bukti bahwa sektor pertanian dapat berkolaborasi dengan pelaku usaha ekonomi kreatif. Pihaknya berharap, kolaborasi ini dapat mendorong pergerakan ekonomi lokal.

“Kegiatan ini menjadi media untuk memperkuat silaturahmi dan ajang bertukar pikiran bagi komunitas pencinta tanaman hias serta sebagai sarana promosi yang diharapkan dapat meningkatkan perekonomian daerah,” pungkasnya. Adri-she

You Might Also Like

Mou dengan Tianjin University, Unwahas Kembangkan Obat Herbal dan Biogas
Libur Long Weekend, KAI Daop 4 Tambah Perjalanan Kereta Api
Pemudik Sudah Mulai Masuk Jateng, Arus Lalin di Tol Kalikangkung Naik 15 Persen
Concept City Festival 2022 di Kota Lama Bukan Sekadar Acara Seremonial
Dengan Asmaul Husna Dosa Kita Terhapus
TAGGED:Pameran Tanaman Hias AglonemaPelecut Pertumbuhan Ekonomi
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?