By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Para Seniman dan Penulis Meriahkan Hari Tri Suci Waisak 2025 dengan Membaca Puisi Moderasi Beragama
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Para Seniman dan Penulis Meriahkan Hari Tri Suci Waisak 2025 dengan Membaca Puisi Moderasi Beragama

Last updated: 11 November 2025 17:42 17:42
Jatengdaily.com
Published: 13 Mei 2025 18:24
Share
Para tokoh lintas iman dan seniman Jawa Tengah berfoto bersama dengan para tokoh umat Budha pada peringatan Hari Tri Suci Waisak di Vihara Tanah Putih, Semarang, Senin, 12 Mei 2025. Foto:dok
SHARE
Para tokoh lintas iman dan seniman Jawa Tengah berfoto bersama dengan para tokoh umat Budha pada peringatan Hari Tri Suci Waisak di Vihara Tanah Putih, Semarang, Senin, 12 Mei 2025. Foto:dok

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Perkumpulan Penulis Indonesia Satupena Provinsi Jawa Tengah pimpinan Gunoto Saparie ikut memeriahkan peringatan Hari Tri Suci Waisak di Vihara Tanah Putih, Jalan Dr. Wahidin, Semarang, Senin, 12 Mei 2025. Mereka membacakan sejumlah puisi bertema moderasi beragama karya mereka sendiri dan ciptaan beberapa penyair terkemuka, seperti Rendra, Nia Samsihono, dan Chairil Anwar.

Sekretaris Jenderal Asosiasi Forum Kerukunan Umat Beragama se-Indonesia Taslim Syahlan menyatakan kegembiraannya, karena Parade Baca Puisi Moderasi Beragama memberikan warna dan nuansa tersendiri dalam peringatan hari besar agama Budha itu. Para penyair Satupena Jawa Tengah seperti Driya Widiana MS, Yusri Yusuf, dan Maya Offa Kristianti, tampil memukau hadirin. Begitu juga tokoh LDII Jawa Tengah Sun Djok San.

Taslim yang juga Anggota Dewan Pakar Satupena Jawa Tengah itu menuturkan, kegiatan di Vihara Tanah Putih tersebut mencerminkan persatuan dan kesatuan para tokoh lintas iman Jawa Tengah. Bhante Cattamano Mahathera, Romo Warto, Pdt. Setyawan Budi, Antony Dedy, Sun Djok San, Sr. Krista, Muhlisin Turkan, Sulistiyani, Pdt Aryanto, Muhammad Faruq Maulana, dan lain-lain, duduk bersama dalam dialog kebangsaan.

“Semoga hal ini makin memperkuat persatuan dan kesatuan di antara para pemeluk agama dan penghayat kepercayaan yang berbeda-beda. Perbedaan dan keragaman yang ada seharusnya menjadi perekat, bukan penyekat,” ujarnya.

Taslim menyebutkan, momen tersebut menunjukkan keindahan kerukunan dan toleransi antar-umat beragama. Para tokoh lintas iman, seniman, dan budayawan dengan tulus dan ikut bergembira mengucapkan selamat Hari Tri Suci Waisak kepada umat Budha. St

You Might Also Like

Kabupaten Semarang Antisipasi Eksodus Penghuni SK
Perkokoh Ketahanan Operasional Bisnis Perusahaan, Semen Gresik Optimalkan Implementasi BCMS
Pengenalan PKKMB, Fakultas Psikologi Undip Hadirkan Ketua Umum PP HIMPSI dan Kepala BNN Jateng
900 Ribu Kendaraan Diprediksi akan Masuk Jateng Saat Mudik Lebaran
24, 28, dan 29 Maret 2026 Puncak Arus Balik
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?