By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Peduli Warga Terdampak Bencana Banjir, Polres Demak dan Brimob Polda Jateng Dirikan Dapur Umum 
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Peduli Warga Terdampak Bencana Banjir, Polres Demak dan Brimob Polda Jateng Dirikan Dapur Umum 

Last updated: 22 Januari 2025 18:13 18:13
Jatengdaily.com
Published: 22 Januari 2025 18:13
Share
Kapolres Demak AKBP Ari Cahya Nugraha saat meninjau lokasi dapur umum di Balai Desa Kebonagung. Foto: sari jati
SHARE

DEMAK (Jatengdaily.com) – Peduli warga terdampak bencana banjir, Polres Demak berkoordinasi Sat Brimob dan Dit Samapta Polda Jateng mendirikan dapur umum. Untuk memudahkan distribusi bantuan pangan tersebut, dapur umum dilokasikan di Balai Desa Kebonagung Kecamatan Kebonagung.

Kapolres Demak AKBP Ari Cahya Nugraha mengatakan, upaya penanganan bencana banjir tersebut telah koordinasi dengan Forkopimda. Sedangkan untuk penanganan tanggul sungai yang jebol kewenangan dari Balai Besar Wilayah Sungai  (BBWS).

“Saat ini alat berat telah ada di dua lokasi tanggul jebol, yaitu di sungai Tuntang dan sungai Cabean,” kata Kapolres Ari, Rabu (22/01/2025).

Alat berat yang di sungai Tuntang belum bisa dikerjakan karena derasnya debit air. Sedangkan di sungai Cabean masih menunggu material.

Mengenai posko dan dapur umum, disebutkan, dari Polda Jateng telah memberikan bantuan 53 personel Samapta dan 15 Personel Brimob.

Terpisah, Sekda Kabupaten Demak H Akhmad Sugiharto ST MT menambahkan, wilayah terdampak banjir akibat tanggul jebol meluas karena sifat air yang mengalir ke tempat lebih rendah. Jika sebelumnya hanya menggenangi Desa Tlogoweru dan Kebonagung, kini melebar hingga Desa Guntur dan Bakalrejo Kecamatan Guntur.

“Sehubungan banjir di Demak merupakan kiriman dari wilayah hulu, diharapkan pihak BNPB bisa berkoordinasi dengan BMKG untuk rekayasa cuaca. Sehingga hujan curah tinggi tidak terjadi di wilayah hulu, agar bisa dilakukan penambalan tanggul yang jebol,” pungkasnya. rie-she

You Might Also Like

SG Raih Peringkat Gold pada Ajang ICQCC 2022 di Jakarta
Pemilu 2024, Sinergitas KPU dan Media Massa Minimalisir Hoaks
Merapi Luncurkan Awan Panas Sejauh 2,5 Km Berdurasi 208 Detik
Edy Wuryanto Apresiasi Pencabutan Status Pandemi Covid-19, Berharap Penguatan Riset Demi Kemandirian Kesehatan
KA Menoreh Rute Semarang-Jakarta PP Hadirkan Kereta Ekonomi New Generation Mulai 1 September 2024
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?