By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Pekerja Lepas Tewas Tertimbun Longsor Saat Gali Tanah Penelitian BRIN di Demak
Share
Font ResizerAa
  • ES Money
  • Read History
  • U.K News
  • The Escapist
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Read History
  • Entertainment
  • Science
  • Technology
  • Insider
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Pekerja Lepas Tewas Tertimbun Longsor Saat Gali Tanah Penelitian BRIN di Demak

Last updated: 26 September 2025 20:21 20:21
Jatengdaily.com
Published: 26 September 2025 20:21
Share
Kasat Reskrim Iptu Anggah Mardwi Pitriyono saat memberikan keterangan soal pekerja tewas saat penelitian lapisan sesar aktif di Mranggen. Foto: sari jati
SHARE

DEMAK (Jatengdaily.com)– Tragedi tanah longsor menimpa kegiatan penelitian sesar aktif yang dilakukan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) di Desa Sumberejo, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak. Seorang pekerja lepas meninggal dunia setelah tertimbun material tanah pada Kamis (25/9) sekitar pukul 13.30 WIB.

Kepolisian Resor Demak segera menerima laporan insiden tersebut satu jam kemudian. Kasatreskrim Polres Demak, IPTU Anggah Mardwi Pitriyono, membenarkan kejadian itu dan menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan olah tempat kejadian perkara.

“Benar, saat itu sedang dilakukan penggalian dalam rangka penelitian sesar aktif oleh tim BRIN. Korban adalah pekerja lepas yang membantu proses penelitian. Dari tiga orang di lokasi, dua selamat, yakni seorang peneliti BRIN dan satu pekerja. Satu pekerja lainnya meninggal dunia,” jelas IPTU Anggah, Jumat (26/9).

Menurutnya, penelitian tersebut tidak hanya dilakukan di Demak, tetapi juga di wilayah Kendal dan Semarang. Saat ini, polisi masih mengumpulkan keterangan dari pihak BRIN dan melakukan analisis di lapangan untuk mengetahui penyebab runtuhnya galian.

Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Demak turut dikerahkan untuk mengevakuasi korban. Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Demak, Suprapto, menuturkan proses evakuasi membutuhkan waktu cukup lama karena kondisi tanah yang menyulitkan tim.

“Pencarian dilakukan sejak pukul 14.30 WIB. Awalnya manual, lalu dibantu alat berat. Korban baru ditemukan sekitar pukul 18.00 WIB pada kedalaman 1,5 hingga 2 meter,” ujar Suprapto.

Ia menambahkan, medan galian yang labil membuat proses evakuasi terkendala, sehingga ekskavator didatangkan untuk mempercepat upaya penyelamatan.

Hingga kini, pihak kepolisian bersama BRIN masih menyelidiki lebih lanjut terkait faktor penyebab longsoran yang merenggut nyawa satu pekerja tersebut. rie-she

You Might Also Like

Stasiun Balapan Solo Siap Sambut Pemudik
Penerbangan Langsung Semarang-Singapura Dibuka, Genjot Investasi dan Pariwisata
Rekor Penonton Basket Tercipta di Indonesia Arena
Bus Dilarang Gunakan Klakson Telolet, akan Dikenai Tilang
Peningkatan Mutu Kawasan Wisata Jadi Tantangan Industri Pariwisata Pascapandemi
TAGGED:BRIN di DemakPekerja Lepas Tewas Tertimbun Longsor
Share This Article
Facebook Email Print
© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?