By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Pemprov Jateng Upayakan Pengelolaan  Sampah Terpadu Aglomerasi Antarwilayah
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Pemprov Jateng Upayakan Pengelolaan  Sampah Terpadu Aglomerasi Antarwilayah

Last updated: 25 Juni 2025 14:30 14:30
Jatengdaily.com
Published: 24 Juni 2025 12:55
Share
Ilustrasi sampah. Foto: Pixabay.com
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com)- Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mendorong upaya terbentuknya pengelolaan sampah terpadu aglomerasi antar wilayah kabupaten/kota terdekat.

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jateng, Sumarno menjelaskan, pengelolaan ini bisa menampung dan mengelola sampah dari berbagai kabupaten/kota.

“Contoh pengelolaan sampah terpadu bisa digarap di Kabupaten Magelang digandeng dengan Temanggung, dan sekitarnya. Di Solo itu agar melibatkan jangan Karanganyar, Sukoharjo, Sragen,” kata Sumarno disela Rapat Koordinasi Pemantapan Isu Strategis Bidang Kesatuan Bangsa dan Politik, di Hotel Front One Kesambi, Kota Semarang, Selasa, 24 Juni 2025.

Pengelolaan sampah tersebut, lanjut dia, diharapkan bisa diproduksi menjadi bahan bakar berbahan sampah atau refuse derived fuel (RDF). Sebab, RDF biasanya digunakan industri maupun pembangkit listrik  berbahan bakar alternatif.

Lebih lanjut, Sumarno mengatakan, pengelolaan sampah skala regional di tingkat desa juga didorong. Sebagai percontohan, terdapat TPS regional di Magelang, yang bisa ditiru desa-desa lain di Jateng.

Dia menekankan, persoalan sampah menjadi salah satu masalah krusial dan strategis yang perlu segera diselesaikan.

Oleh karenanya,  Sumarno mengatakan, Badan Kesbangpol dan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota punya peran besar untuk mitigasi dan menyelesaikan salah satu persoalan lingkungan tersebut.  Terlebih, permasalahan lingkungan juga punya efek lanjut dengan problem sosial.

“Masalah sampah, pengelolaan, dan pembuangannya ini menjadi pekerjaan yang kita hadapi. Butuh koordinasi dan kolaborasi dengan semua pihak. Persoalan kerusakan lingkungan ini harus menjadi perhatian kita semua,” tandasnya.

Dalam kesempatan itu, Ia juga mendorong kepada setiap warga agar mengelola sampah yang dihasilkan dengan baik. Dengan begitu, tidak ada lagi warga yang membuang sampah sembarangan atau membakarnya.

Olah karenanya, ia juga mengajak kepada tokoh agama maupun tokoh masyarakat agar sama-sama ikut mengedukasi masyarakat dalam menjaga lingkungan.

Plt Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Jateng, Muslichah Setiasih mengatakan, dalam kegiatan yang mengumpulkan pemangku kebijakan di tingkat provinsi dan kabupaten/kota ini dalam rangka penyamaan persepsi arah kebijakan kedepan.

Isu strategis yang dirapatkan terkait dengan menjaga kondusivitas wilayah, indeks demokrasi, isu sosial, hingga persoalan lingkungan.  she

You Might Also Like

Polres Demak Sudah Ubah Lintasan Praktik Ujian SIM Menjadi S
Penanganan Banjir dan Rob di Demak Dibantu Pemerintah Pusat, Rencana Dimulai 2025
Pengurus Gerindra Bertemu PKB, Gus Yusuf Sebut Sudaryono Cocok Jadi Gubernur Jateng
PSIS Ditahan Borneo 2-2 Meski Bermain Bagus
Jokowi Resmikan Peluncuran Pendidikan Dokter Spesialis Berbasis RSP-PU
TAGGED:Pemprov JatengPengelolaan  Sampah Terpadu Aglomerasi
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?