By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Presiden Prabowo Rogoh Rp4,7 Triliun untuk Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis
Share
Font ResizerAa
  • ES Money
  • Read History
  • U.K News
  • The Escapist
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Read History
  • Entertainment
  • Science
  • Technology
  • Insider
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Presiden Prabowo Rogoh Rp4,7 Triliun untuk Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis

Last updated: 4 Januari 2025 12:53 12:53
Jatengdaily.com
Published: 4 Januari 2025 13:00
Share
Ilustrasi. Foto: MC Batang
SHARE

JAKARTA (Jatengdaily.com)- Presiden Prabowo Subianto mengalokasikan anggaran mencapai Rp4,7 triliun untuk Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis bagi 60 juta orang di Indonesia mulai tahun ini.

Hal itu disampaikan Juru Bicara Kantor Komunikasi Kepresidenan Dedek Prayudi. “Cara pandang Presiden terhadap kesehatan bukan hanya mengobati orang sakit. Upaya promotif, preventif, itu jauh lebih penting dibandingkan kuratif,” ujarnya, dilansir dari laman tribratanews.polri.go.id, Sabtu (4/1/2025).

Ia mengatakan, Presiden Prabowo menekankan pentingnya pencegahan penyakit dan skrining kesehatan gratis untuk mengurangi kematian akibat penyakit kardiovaskuler dan penyakit tidak menular lainnya.

Program tersebut diperuntukkan bagi kebutuhan skrining kesehatan, cek kesehatan gratis untuk semua anggota masyarakat di semua siklus hidup, kara Dedek menambahkan.

Menurut data Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek) 2023, penyebab kematian tertinggi di Indonesia adalah penyakit tidak menular. Di Indonesia, angka kematian akibat penyakit jantung atau kardiovaskular mencapai lebih dari 600 ribu jiwa per tahun.

“Hampir setara dengan populasi satu Kota Cimahi di Jawa Barat. Pemerintahan Prabowo-Gibran menilai hal ini sangat mendesak diberikan atensi khusus,” ungkap Jubir Dedek.

Penderita hipertensi, kolesterol atau bahkan serangan jantung, dapat ditekan bahkan diselamatkan kalau masyarakat rutin melakukan cek kesehatan.

Jubir Dedek menjelaskan, program skrining kesehatan akan digelar secara bertahap mulai 2025 dengan menargetkan 60 juta orang. Selama lima tahun ke depan, diharapkan 200 juta warga negara dapat terlayani program tersebut.

“Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis ini tidak hanya meliputi penyakit kardiovaskuler, melainkan berbagai penyakit lain yang dikelompokkan berdasarkan kategori anak, dewasa, dan lansia,” ujar Jubir Dedek. she 

You Might Also Like

Hapus Dua Nama DPO Kasus Vina Cirebon, Polri Ungkap Alasannya
Perantau Asal Demak Diimbau Tunda Mudik
Hewan dengan Gejala Klinis Ringan PMK, Tetap Sah Jadi Hewan Kurban
Ribuan Bingkisan dan Suvenir Diberikan untuk Masyarakat saat Lebaran di Istana Kepresidenan
KKN Pulang Kampung, Mahasiswa UNDIP Ajak Warga Kreatif Lewat Mading Desa
TAGGED:pemeriksaan kesehatan gratisPresiden Prabowo
Share This Article
Facebook Email Print
© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?