By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Sekolah Vokasi Undip Ciptakan Kendaraan Buggy Car Hybrid  Berbasis Energi Surya
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
NewsPendidikan

Sekolah Vokasi Undip Ciptakan Kendaraan Buggy Car Hybrid  Berbasis Energi Surya

Last updated: 31 Oktober 2025 16:16 16:16
Jatengdaily.com
Published: 12 Agustus 2025 10:54
Share
Sekolah Vokasi Undip ciptakan kendaraan Buggy Car Hybrid  berbasis energi surya. Foto: dok
SHARE
Sekolah Vokasi Undip ciptakan kendaraan Buggy Car Hybrid  berbasis energi surya. Foto: dok

SEMARANG (Jatengdaily.com) –Sekolah Vokasi Universitas Diponegoro (SV Undip) kembali menorehkan prestasi melalui inovasi teknologi terapan.

Sebuah kendaraan buggy car berpenggerak motor listrik yang dikombinasikan dengan panel surya berhasil dikembangkan oleh tim dosen dan mahasiswa dari lingkungan Sekolah Vokasi.

Kendaraan ini dirancang sebagai solusi transportasi ramah lingkungan, dengan kapasitas 8 penumpang, yang cocok digunakan di kawasan kampus, wisata, maupun area khusus lainnya.

Yang menarik, proses pengembangan buggy car ini dilakukan di Teaching Factory Manufacture Sekolah Vokasi Undip, sebuah fasilitas pendidikan berbasis produksi nyata yang menjadi tulang punggung pendekatan pembelajaran vokasional.

Proyek ini digawangi oleh Didik Ariwibowo, ST, MT dari Program Studi Rekayasa Perancangan Mekanik, dan Rofig Cahyo Prayogi, ST, MT dari Program Studi Teknik Rekayasa Otomasi. Keduanya melibatkan mahasiswa sebagai tim pelaksana, menciptakan kolaborasi dosen-mahasiswa yang langsung menyentuh dunia industri dan teknologi.

“Kami mendesain kendaraan ini untuk tidak hanya ramah lingkungan, tetapi juga mampu menghadapi medan menantang seperti kontur perbukitan yang ada di kawasan kampus Undip Tembalang,” ujar Didik Ariwibowo.

Saat ini, buggy car listrik ini telah memasuki tahap uji coba, yang dilakukan di lingkungan kampus Undip. Hasil awal menunjukkan performa motor listrik yang stabil dalam menghadapi elevasi, serta kemampuan panel surya dalam membantu suplai daya secara mandiri.

Yang menjadi keunggulan dari kendaraan ini adalah penggunaan baterai lithium iron phosphate (LiFePO₄) yang dikenal memiliki tingkat keamanan tinggi, umur siklus yang panjang, kemampuan discharge rate yang tinggi, serta self-discharge yang sangat rendah. Kombinasi ini membuat buggy car sangat andal untuk penggunaan berulang dan di berbagai medan, tanpa mengorbankan stabilitas maupun efisiensi energi.

Turut serta dalam uji coba tersebut, pimpinan Universitas Diponegoro antara lain Wakil Rektor II Dr. Warsito Kawedar, S.E., M.Si., Akt serta Kepala Badan Pengembangan dan Perencanaan Universitas Diponegoro Prof. Dr. Ir. Purwanto, DEA.  Beliau menyampaikan rasa bangga atas inovasi yang dihasilkan Sekolah Vokasi Undip.

“Ini adalah karya luar biasa. Kami sangat bangga dengan inisiatif dan inovasi dari Sekolah Vokasi,” ujar Dr. Warsito.

Tantangan bagi tim pengembang, Buggy car ini sangat potensial. “Saya tantang Sekolah Vokasi untuk mengembangkan kendaraan ini ke kapasitas yang lebih besar agar lebih ekonomis dan memiliki daya guna yang lebih luas,” jelasnya.

Dekan Sekolah Vokasi Undip, Prof. Dr. Ir. Budiyono, M.Si, beserta jajaran pimpinan yang lain menyampaikan dukungannya terhadap proyek ini.

“Pengembangan buggy car ini menjadi bentuk nyata bahwa Sekolah Vokasi Undip mampu menghasilkan karya teknologi terapan yang berorientasi pada keberlanjutan dan kebutuhan masa depan,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Program Studi Rekayasa Perancangan Mekanik, Dr. Sri Utami Handayani, ST, MT, menekankan bahwa pengembangan buggy car listrik ini merupakan bagian dari strategi pembelajaran yang diterapkan di prodi vokasional.

“Pengembangan buggy car listrik ini merupakan salah satu bentuk penerapan pembelajaran berbasis proyek (project-based learning) di Sekolah Vokasi Undip. Melalui pendekatan ini, kami ingin mencetak lulusan yang inovatif, adaptif, dan mampu menghasilkan solusi nyata terhadap permasalahan di lapangan,” terangnya.

Lebih dari sekadar proyek riset, buggy car yang saat ini sedang dikembangkan diharapkan menjadi embrio kendaraan listrik hemat energi yang dapat dikembangkan lebih lanjut untuk kebutuhan transportasi internal kampus, kawasan konservasi, wisata alam, hingga mobilitas kawasan perumahan hijau.

Dengan perpaduan antara inovasi teknologi, kemandirian energi, dan semangat vokasional, buggy car listrik karya Sekolah Vokasi Undip menjadi bukti bahwa pendidikan tinggi vokasional mampu melahirkan solusi masa depan yang nyata dan berdampak luas. she

You Might Also Like

Kemenag Salurkan Rp2,35 Miliar, Bantu Posko, Masjid, dan Musala Terdampak Gempa Pasaman Barat
Pada Juli 2024, 6.000 PNS Bakal Pindah ke IKN
Menikah di Bulan Maulid Dilarang Hanya Mitos, Ini Penjelasannya
Pertanian Berbasis Pasar
Dosen, Mahasiswa S2 dan S3 Untag Lakukan Pengabdian Masyarakat Internasional di Vietnam
TAGGED:sekolah vokasi UNDIPSekolah Vokasi Undip Ciptakan Kendaraan Buggy Car Hybrid
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?