By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Tiga Indikator Keberkahan Hidup 
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Tiga Indikator Keberkahan Hidup 

Last updated: 6 November 2025 21:37 21:37
Jatengdaily.com
Published: 6 November 2025 10:12
Share
Ustadz Samsudin Salim SAg MAg . Foto: dok
SHARE
Ustadz Samsudin Salim SAg MAg . Foto: dok

SEMARANG (Jatengdaily.com)- Berkah berasal dari bahasa Arab yaitu barokah yang berarti nikmat. Istilah lain dari berkah adalah mubarok atau tabaruk. Imam Al Ghazali menyebut berkah sebagai bertambahnya kebaikan (ziyadatul khoir). 

“Sehingga berkah ini dapat diartikan sebagai segala sesuatu yang datangnya dari Allah, berupa nikmat dan karunia dari Allah yang mendatangkan kebaikan kepada kehidupan manusia,” ungkap Ustadz Samsudin Salim SAg MAg dalam kultum di Masjid Abu Bakar Assegaf Unissula, Rabu (5/11/2025).

Menurutnya berkah dapat berupa material dan immaterial. Seperti ketenangan, kedamaian, kesehatan, dan juga kebahagiaan yang semua itu bersumber dari Allah SWT.

Dalam Qur’an Surat Al A’raf ayat 96 Allah berfirman yang artinya: Sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, niscaya Kami akan membukakan untuk mereka berbagai keberkahan dari langit dan bumi. Akan tetapi, mereka mendustakan (para Rasul dan ayat-ayat Kami). Maka, Kami menyiksa mereka disebabkan oleh apa yang selalu mereka kerjakan. 

Lalu apa indikator orang yang mendapat keberkahan? Pertama, selalu merasa nikmat ketika melakukan kebaikan dan amal sholeh. “Karena dia yakin bahwa kenikmatan yang terbesar yang diberikan Allah adalah nikmat iman dan Islam. Ia merasa nikmat ketika ia mau tunduk, taat, rela diatur oleh Allah. Itu adalah bentuk kenikmatan yang luar biasa,” jelasnya.

Selanjutnya yang kedua adalah selalu konsisten dengan kebaikan. Ia selalu istiqomah melakukan kebaikan hingga akhir hayat. Ia selalu berbuat kebaikan untuk dirinya untuk orang lain untuk masyarakatnya untuk institusinya. 

“Dan yang ketiga keberkahan itu dicirikan  selalu sabar menghadapi ujian. Ia merasa hidup ini tidak selamanya datar. Adakalanya ujian datang menghampirinya, dan disaat ujian datang ia selalu sabar mengharap bahwa semua kejadian dan peristiwa tidak lepas dari keterlibatan Allah SWT. Kesabaran adalah kunci menghadapi semua kondisi yang tidak diharapkan. Itulah tiga ciri indikator orang orang yang mendapat keberkahan,” pungkas dosen Fakultas Agama Islam Unissula tersebut. she

You Might Also Like

BEM Unissula Serukan Netralitas Pemerintah untuk Demokrasi Yang Utuh
Polsek Tembalang Tangkap Andi Pelaku Penganiayaan Teman Sekolah Masa Kecil
Masuknya Denny JA dalam 10 Besar BRICS Literature Award Kebanggaan bagi Indonesia
Mensos Bakal Stop Bantuan Bagi Penerima yang Ketahuan Main Judi Online
Cegah Klaster Pilkada, Kampanye Pakai Masker
TAGGED:tiga berkah hidupUstadz Samsudin Salim
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?