By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Tim PkM Dosen Teknik Elektro USM Gelar Pelatihan Internet of Things (IoT) Tingkat Lanjut di SMAN 4 Semarang
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
Pendidikan

Tim PkM Dosen Teknik Elektro USM Gelar Pelatihan Internet of Things (IoT) Tingkat Lanjut di SMAN 4 Semarang

Last updated: 31 Desember 2025 16:06 16:06
Jatengdaily.com
Published: 30 Desember 2025 16:00
Share
Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dosen Jurusan Teknik Elektro USM menyelenggarakan Pelatihan Internet of Things (IoT) Tingkat Lanjut bagi siswa-siswi SMAN 4 Semarang, baru-baru ini.Foto:dok
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dosen Jurusan Teknik Elektro USM menyelenggarakan Pelatihan Internet of Things (IoT) Tingkat Lanjut bagi siswa-siswi SMAN 4 Semarang, baru-baru ini.

Kegiatan yang berlangsung di Laboratorium Komputer SMAN 4 Semarang itu diikuti 10 siswa terpilih yang memiliki minat dan kemampuan dasar di bidang teknologi dan elektronika.

Pelatihan dipimpin oleh La Ode Muhamad Idris, ST, MT selaku Ketua Tim PkM, dengan dukungan anggota tim yang terdiri atas Dr. Ir. Andi Kurniawan Nugroho, ST, MT, Sri Heranurweni, ST, MT, dan Puri Muliandhi, ST, MT.

Kegiatan dilaksanakan secara intensif selama satu hari dengan mengombinasikan sesi teori dan praktik langsung.

Menurut Dr. Andi, pelatihan IoT tingkat lanjut ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi siswa tidak hanya pada pemahaman konsep IoT, tetapi juga pada aspek teknis implementasi perangkat keras.

”IoT tidak hanya tentang konektivitas, tetapi juga tentang bagaimana merancang sistem yang efisien, andal, dan siap diterapkan,” ujarnya.

Dia mengatakan, pelatihan tersebut dilatarbelakangi oleh kebutuhan dunia pendidikan untuk membekali siswa dengan keterampilan teknologi mutakhir agar mampu bersaing di era digital.

Platform ESP32 dipilih sebagai media utama pembelajaran karena bersifat fleksibel, ekonomis, dan banyak digunakan dalam pengembangan sistem IoT tingkat lanjut.

”Materi pelatihan mencakup arsitektur sistem IoT, pemanfaatan sensor, komunikasi data nirkabel, serta dasar perancangan modul perangkat keras,” ujarnya.

Dia menambahkan, sesi teori diawali dengan pengantar konsep IoT tingkat lanjut dan penerapannya di berbagai sektor, seperti industri, pertanian cerdas, dan sistem monitoring.

Selanjutnya, La Ode Muhamad Idris, ST, MT memaparkan spesifikasi teknis ESP32 serta strategi perancangan modul IoT yang efektif, termasuk pengenalan desain skematik dan layout PCB sebagai bagian dari sistem IoT yang terintegrasi.

”Pada sesi praktik, peserta dibagi dalam kelompok kecil untuk merancang modul IoT berbasis ESP32. Kegiatan meliputi pembuatan skematik rangkaian, penempatan komponen, hingga penyusunan layout sebagai fondasi sistem IoT tingkat lanjut,” ungkapnya.

Tim PkM, katanya, secara aktif mendampingi peserta agar setiap tahapan dapat dipahami dan diselesaikan dengan baik. Antusiasme peserta terlihat dalam sesi diskusi interaktif.

Berbagai pertanyaan diajukan, mulai dari optimasi desain perangkat keras hingga tantangan umum dalam pengembangan sistem IoT.

”Kami berharap, kegiatan tersebut dapat memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan sekolah menengah. Ke depan, tim berencana melanjutkan program serupa dengan materi yang lebih kompleks, seperti pengembangan sistem IoT terintegrasi dengan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence),” tandasnya.

Salah satu peserta, Jessica mengungkapkan, pelatihan itu memberikan pengalaman baru yang sangat bermanfaat.

”Kami jadi lebih memahami bagaimana sistem IoT dikembangkan secara mendalam, tidak hanya secara teori tetapi juga praktik,” ujarnya.

Guru pendamping, Geger Bravo Romeo memberikan apresiasi terhadap kegiatan ini. Menurutnya, pelatihan IoT tingkat lanjut sangat penting untuk menumbuhkan minat siswa terhadap teknologi dan memberikan pengalaman praktis yang tidak selalu diperoleh di kelas. St

You Might Also Like

Menuju Partai Puncak, PB Pendowo Tempatkan 4 Finalis di Setyo Budi Open Piala Rektor USM-PWI Jateng 2023
Pertanyakan Tidak Diikutkan PPG Dalam Jabatan 2022, FKTK Kota Semarang Audiensi dengan Dinas Pendidikan
Resmikan Gedung Baru, STIEMA segera Jadi Universitas
BEM USM Gelar Diskusi Bedah UU TPKS
Bekali Keahlian Mahasiswa Menulis, PWI Jateng dan FH Unissula Gelar Sekolah Jurnalistik 
TAGGED:di SMAN 4 SemarangGelar Pelatihan Internet of Things (IoT) Tingkat LanjutTim PkM Dosen Teknik Elektro
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?