By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Tingkat Pengangguran Jawa Tengah Menurun, Pekerja Formal Meningkat
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Tingkat Pengangguran Jawa Tengah Menurun, Pekerja Formal Meningkat

Last updated: 5 November 2025 19:49 19:49
Jatengdaily.com
Published: 5 November 2025 19:49
Share
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com) –Selama kurun waktu satu tahu terakhir, Agustus 2024 hingga Agustus 2025 terjadi perubahan struktur ketenagakerjaan pada penduduk usia kerja 15 tahun ke atas di Jawa Tengah. Perubahan terjadi baik di angkatan kerja maupun bukan angkatan kerja.

Hal tersebut disampaikan Endang Tri Wahyuningsih, Plt. Kepala BPS Provinsi Jawa Tengah saat menyampaikan rilis angka ketenagakerjaan hasil survei Sakernas Agustus 2025, Rabu, 5 November 2025.

Lebih lanjut dikatakan bahwa jumlah penduduk bekerja pada Agustus 2025 mengalami kenaikan 0,43 juta orang dari Agustus 2024 menjadi 21,30 juta orang. Peningkatan jumlah penduduk bekerja terjadi dii sebagian lapangan usaha.

Lapangan usaha yang mengalami peningkatan terbesar adalah Pertanian (0,21 juta orang), Industri Pengolahan (0,11 juta orang) disusul Sektor Perdagangan Besar dan Eceran, Reparasi dan Perawatan Mobil/Sepeda Motor (0,06 juta orang).

“Walaupun secara absolut baik pekerja formal maupun informal mengalami peningkatan namun secara presentase formal mengalami peningkatan dari 40,36 persen pada Agustus 2024 menjadi 41,21 pada Agustus 2025 sedangkan informal mengalami penurunan,” katanya.

Endang juga menyampaikan bahwa jumlah penduduk usia kerja yang menganggur mengalami penurunan sebesar tujuh ribu orang dari Agustus 2024 ke Agustus 2025.

Perubahan struktur ketenagakerjaan ini berdampak pada turunnya angka Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Jawa Tengah dari 4,78 persen pada Agustus 2024 menjadi 4,66 persen pada tahun 2025.

Sementara bila dilihat dari sisi pendidikan pekerja di jawa tengah dengan pendidikan SD ke bawah mengalami penurunan dari 41,51 persen pada Agustus 2024 menjadi 40,14 persen pada Agustus 2025.

Sedangkan untuk pekerja dengan pendidikan DIV ke atas mengamai peningkatan, ini mengisyaratkan bahwa ada peningkatan kompetensi pendidikan untuk tenaga kerja di Jawa Tengah.

Diketahui bahwa Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) menggambarkan presentase pengangguran terhadap penduduk usia kerja yang masuk dalam angkatan kerja.

Angka ini diperoleh dari hasil survei survei khusus ketenagakerjaan yang disebut Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas). Pada tahun 2025 survei ini dilakukan BPS sebanyak tiga kali yaitu pada bulan Februari, Agustus dan November. St

 

You Might Also Like

Telkom dan Cisco Berkolaborasi Pacu Pertumbuhan Ekonomi dan Industri 4.0 di Indonesia
UIN Salatiga Kukuhkan Enam Guru Besar Baru Sekaligus
Dinilai Memiliki Kinerja Menjanjikan, SIG Masuk Daftar Konstituen Indeks PEFINDO i-Grade
Kabupaten Demak Targetkan Nihil Polio
AKBP Muhammad Purbaja Jabat Kapolres Demak
TAGGED:Pekerja Formal MeningkatTingkat Pengangguran Jawa Tengah Menurun
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?