Loading ...

Tingkatkan Keandalan Pasokan Listrik, PLN UPT Semarang Berhasil Energize Trafo #2 Kapasitas 20 MVA di Gardu Induk Cepu

gardu

Gardu Induk Cepu. Foto: dok

SEMARANG (Jatengdaily.com)– PLN terus konsisten dalam mengupayakan layanan listrik terbaik dari hulu ke hilir bagi masyarakat. Di sektor transmisi, upaya tersebut diwujudkan dalam berbagai program salah satunya adalah dengan menjaga kualitas layanan PLN dalam menyediakan pasokan tenaga listrik.

Melalui UPT Semarang, PLN berhasil memberikan tegangan pertama (energize) pada Trafo #2 Gardu Induk Cepu yang berlokasi di Kabupaten Blora dengan kapasitas 20 MVA.

Manager UPT Semarang, Novrizal Erdiansyah mengatakan bahwa saat ini konsumsi listrik harus terus bertumbuh, hal ini tentunya harus diikuti dengan peningkatan mutu dan pelayanan PLN khususnya dari sektor Transmisi Tenaga Listrik.

“Penggantian Trafo ini merupakan tindak lanjut dari hasil inspeksi, dimana pada saat pemeriksaan rutin ditemukan bahwa terdapat anomali tahanan isolasi dan Dissolved Gas Analysis (DGA) pada trafo yang lama, sehingga terjadi Derating kapastias Trafo, jika tidak segera diganti maka akan terjadi defisit pasokan listrik ke pelanggan” terang Novrizal, Jumat (17/1/2025).

Novrizal menambahkan, Gardu Induk Cepu ini merupakan infrastruktur penyangga dalam pengembangan Kabupaten Blora. Gardu Induk ini juga menyuplai listrik ke Kawasan Pertamina di Kecamatan Cepu, yang tentunya akan mendukung dan menggerakan pertumbuhan ekonomi negara khususnya dalam penyediaan energi.

Sementara itu, Ahmad Khoirul Agung Siswoyo, Manager PLN ULTG Rembang mengatakan, PLN mengerahkan tidak kurang dari 30 petugas yang bekerja dengan berkolaborasi secara cepat dan tepat selama 4 hari, sehingga proses energize trafo dapat dilakukan pada Kamis (16/01) lalu, lebih cepat 1 hari dari target yang direncanakan.

”Tim PLN mampu menangani dan memitigasi setiap tantangan yang ada mulai dari kendala teknis seperti proses pembongkaran trafo lama, instalasi trafo dan peralatan proteksi yang baru, hingga pengaturan jadwal padam jalur transmisi sehingga saat ini trafo tersebut telah aman untuk dialiri listrik. Pemantauan juga tetap dilakukan secara kontinyu paska proses pemberian tegangan pertama guna memastikan pasokan listrik tetap aman dan anda,” imbuh Ahmad.

Pada kesempatan yang sama, General Manager PLN UIT JBT, Tejo Wihardiyono mengatakan, PLN di sisi transmisi terus berkomitmen meningkatkan layanan dalam setiap proses bisnisnya, salah satunya dengan menjaga dan meremajakan peralatan dan infrastruktur kelistrikan.

“Energize Trafo #2 20 MVA Gardu Induk Cepu ini dapat meningkatkan keandalan pasokan tenaga listrik sehingga membantu menjadikan tenaga listrik sebagai media untuk meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat sesuai dengan Misi PLN. Selain itu diharapkan juga dengan pasokan listrik yang andal, dapat mendukung pertumbuhan industri dan menggerakan roda perekonomian daerah setempat,” pungkas Tejo. she