By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Unnes Perkuat Dukungan Sosial bagi Keluarga ODGJ di Desa Ketapang Lewat Kolaborasi Lintas Sektor
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
Pendidikan

Unnes Perkuat Dukungan Sosial bagi Keluarga ODGJ di Desa Ketapang Lewat Kolaborasi Lintas Sektor

Last updated: 13 Desember 2025 08:44 08:44
Jatengdaily.com
Published: 12 Desember 2025 20:18
Share
Dokumentasi Bersama Lintas Sektor:Foto:dok
SHARE

SUSUKAN (Jatengdaily.com) — Universitas Negeri Semarang (UNNES) kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat ketahanan sosial masyarakat desa.

Contents
Diskusi Lintas Sektor dan Pelatihan PFARespons Para Pemangku KepentinganKontribusi terhadap SDGs

Melalui Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi (FIPP), UNNES melanjutkan program pengabdian masyarakat bertema “Revitalisasi Peran Strategis Tim DSSJ melalui Kolaborasi Lintas Sektor dalam Pemberdayaan Dukungan Sosial bagi Masyarakat Desa Ketapang.”

Tahun ini, fokus utama diarahkan pada penguatan dukungan sosial bagi keluarga yang memiliki anggota Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ).


Penguatan Program Tim DSSJ. Foto:dok

Program yang telah berjalan selama tiga tahun ini menjadi ruang kolaborasi antara akademisi, pemerintah desa, tenaga kesehatan, dan masyarakat dalam mengembangkan ekosistem dukungan sosial yang lebih kokoh.

Upaya tersebut juga menitikberatkan pada peningkatan kapasitas Tim Dukungan Sosial Sahabat Jiwa (DSSJ) agar semakin siap menjadi garda terdepan pendampingan psikososial di Desa Ketapang, Kecamatan Susukan, Kabupaten Semarang.

Kegiatan berlangsung di Balai Desa Ketapang, dipimpin oleh Zakki Nurul Amin, S.Pd., M.Pd., bersama tim dosen pengabdi: Woro Apriliana Sari, S.Psi., M.Si., Indrajati Kunwijaya, M.Pd., Viona Ramadani, Novelia Ramadhani, Firda Rinda Widyaningrum, dan pemateri Dr. Muslikah, S.Pd., M.Pd.

Kolaborasi Lintas Sektor. Foto:dok

Peserta berasal dari unsur Tim DSSJ, perangkat desa, tenaga puskesmas, RT/RW, hingga kader penggerak masyarakat. Dinamika lintas sektor ini menjadi landasan penting dalam penguatan layanan sosial dan psikologis di tingkat desa.

Diskusi Lintas Sektor dan Pelatihan PFA

Forum diskusi menjadi ruang refleksi bagi peserta untuk memetakan capaian dan tantangan yang selama ini dihadapi dalam pendampingan keluarga ODGJ.

Melalui serangkaian dialog, lahir rencana tindak lanjut yang disepakati bersama dan siap diimplementasikan oleh pemerintah desa, tenaga kesehatan, maupun relawan masyarakat.

Selain itu, Tim UNNES memberikan pelatihan terkait Standar Operasional Prosedur (SOP) layanan sahabat ODGJ serta Psychological First Aid (PFA)—sebuah keterampilan dasar pertolongan psikologis yang sangat relevan dikuasai oleh kader di lapangan.

Penyerahan bantuan secara simbolis. Foto:dok

Rangkaian kegiatan ditutup dengan kunjungan kolaboratif ke Puskesmas Susukan untuk memastikan terbangunnya jejaring layanan kesehatan mental yang berkelanjutan.

Respons Para Pemangku Kepentingan

Ketua tim pengabdi, Zakki Nurul Amin, menegaskan bahwa program ini merupakan bentuk nyata peran UNNES dalam memperkuat ekosistem sosial masyarakat desa. Ia berharap kolaborasi lintas sektor dapat menjadikan Tim DSSJ semakin solid sebagai ujung tombak pendampingan keluarga ODGJ.

Kepala Desa Ketapang, Muhammad Ni’am, S.T., menyampaikan apresiasi atas kontribusi UNNES yang dinilai memperkuat kerja sama antar lembaga desa dan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya dukungan sosial.

Sementara itu, Ketua DSSJ Desa Ketapang, Taufiq Nurahman, menilai pelatihan yang diberikan sangat bermanfaat karena memperjelas pedoman kerja serta memperkuat jaringan layanan kesehatan mental di desa.

Kontribusi terhadap SDGs

Program pengabdian ini turut mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). Upaya peningkatan layanan kesehatan mental sejalan dengan SDG 3 tentang kesehatan dan kesejahteraan.

Pemberdayaan kelompok rentan yang dilakukan secara berkesinambungan mendukung SDG 10 mengenai pengurangan kesenjangan.

Sementara prinsip kolaborasi lintas sektor yang terbangun sepanjang kegiatan mencerminkan semangat SDG 17 tentang kemitraan untuk mencapai tujuan.

Melalui langkah-langkah kolektif ini, Desa Ketapang diharapkan dapat menjadi contoh praktik baik dalam membangun ketahanan sosial berbasis kolaborasi, sekaligus memperkuat peran masyarakat dalam mendampingi keluarga dengan anggota ODGJ secara lebih manusiawi dan berkelanjutan. St

You Might Also Like

Inilah Testimoni Wisudawan USM, Bangga Raih Prestasi di Kampus yang Ramah Karyawan
Dema FPsi USM Terima 18 Anggota Baru
FH USM dan Peradi Cetak Calon Advokat Profesional Melalui PKPA Angkatan XXVII
SMAN Keberbakatan Olahraga Diresmikan, Jateng Siap Cetak Atlet Unggul
Teliti Konstruksi Hukum Jaminan Syariah, Zaenal Arifin Raih Doktor Hukum di Untag
TAGGED:bagi Keluarga ODGJdi Desa KetapangLewat Kolaborasi Lintas SektorUnnes Perkuat Dukungan Sosial
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?