Wali Kota Semarang Panen Ubi dan Singkong di Pudak Payung: “Hanya Ada Dua Makanan di Dunia, Enak dan Enak Banget”

3 Min Read
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng menghadiri sekaligus memimpin kegiatan Panen Raya Ubi Jalar dan Singkong di Kelurahan Pudak Payung, Kecamatan Banyumanik, pada Kamis (6/11). Foto:dok
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng menghadiri sekaligus memimpin kegiatan Panen Raya Ubi Jalar dan Singkong di Kelurahan Pudak Payung, Kecamatan Banyumanik, pada Kamis (6/11). Foto:dok

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Suasana cerah di Kelurahan Pudak Payung, Kecamatan Banyumanik, Kamis (6/11), menjadi semakin semarak saat Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, turun langsung ke lahan warga untuk memimpin Panen Raya Ubi Jalar dan Singkong.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kota Semarang dalam memperkuat ketahanan pangan lokal sekaligus mendorong ekonomi kreatif melalui pengembangan kampung tematik.

Dengan tangan berlumur tanah dan senyum lebar, Agustina bersama warga mencabut satu per satu batang ubi yang siap panen. Tak hanya melihat, ia juga memuji hasil bumi Pudak Payung yang dinilainya luar biasa.

“Kita baru saja panen ubi jalar, ada Cilembu dan Sumbawa. Hasilnya luar biasa. Ubi Cilembu tadi satu pohon bisa mencapai 3 kilogram, sementara Ubi Sumbawa yang merah bahkan bisa sampai 3,5 kilogram per pohon,” ujarnya penuh semangat.

Dua jenis ubi jalar dan dua varietas singkong yang ditanam warga memang memiliki karakteristik berbeda. Ubi Cilembu cocok diolah dengan cara dimasak karena teksturnya lembut dan manis alami, sementara Ubi Sumbawa merah pas dijadikan bahan berbagai kudapan tradisional seperti pilus, getuk, hingga hawug-hawug.

Usai panen, Agustina menyempatkan diri meninjau pameran produk olahan dari Kampung Tematik Jajan Pasar Pudak Payung. Deretan makanan khas dengan aroma menggoda tersaji rapi di meja—semuanya hasil kreasi warga dari bahan dasar ubi dan singkong yang baru saja dipanen.

“Ini semua jajan pasar, persembahan untuk acara hari ini. Semuanya berbahan dasar ketela rambat maupun singkong,” kata Agustina sambil mencicipi beberapa kudapan.

Suasana penuh keakraban terasa saat Wali Kota berbaur dengan warga, berbagi tawa, dan menikmati hasil bumi bersama. Di akhir kunjungan, ia memberikan pesan agar semangat berinovasi dan gotong royong warga Pudak Payung terus terjaga.

“Saya berharap semangat produktivitas dan kreativitas warga di sini terus tumbuh. Pudak Payung bisa jadi salah satu contoh sentra ketahanan pangan dan ekonomi kreatif unggulan di Kota Semarang,” tuturnya.

Sambil tersenyum, Agustina menutup kegiatan hari itu dengan kalimat yang disambut tawa warga.

“Hanya ada dua makanan di dunia ini: enak, dan enak banget. Terima kasih ya, sudah dibuatkan macam-macam.” St

0
Share This Article
Privacy Preferences
When you visit our website, it may store information through your browser from specific services, usually in form of cookies. Here you can change your privacy preferences. Please note that blocking some types of cookies may impact your experience on our website and the services we offer.