By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Bangkitkan Nasionalisme, Masyarakat Diajak Bersama Mengawal Program Pemerintah
Share
Font ResizerAa
  • ES Money
  • Read History
  • U.K News
  • The Escapist
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Read History
  • Entertainment
  • Science
  • Technology
  • Insider
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Bangkitkan Nasionalisme, Masyarakat Diajak Bersama Mengawal Program Pemerintah

Last updated: 27 Juli 2026 18:32 18:32
Jatengdaily.com
Published: 27 Juli 2026 18:32
Share
Ketua DPC Partai Gerindra Demak H Maskuri. Foto: sari jati
SHARE

DEMAK (Jatengdaily.com)- Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Demak yang juga Wakil Ketua DPRD Kabupaten Demak, H Maskuri, menilai pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang sempat menjadi sorotan publik terkait istilah “londo ireng” harus dipahami secara utuh. Menurutnya, pesan yang ingin disampaikan Presiden bukan untuk memecah belah, melainkan membangkitkan semangat nasionalisme dan kecintaan terhadap bangsa di tengah tantangan yang sedang dihadapi Indonesia.

Maskuri mengatakan, saat ini pemerintah tengah berupaya memperbaiki kondisi fiskal nasional agar Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) semakin kuat, pertumbuhan ekonomi meningkat, dan kesejahteraan masyarakat dapat terus didorong. Untuk itu, dibutuhkan dukungan seluruh elemen bangsa dengan mengedepankan semangat persatuan.

“Sebetulnya sederhana. Pak Presiden Prabowo ingin membangkitkan rasa nasionalisme warga negara Indonesia. Kita sedang berjuang memperbaiki persoalan fiskal, bagaimana APBN bisa naik dan pertumbuhan ekonomi meningkat. Karena itu mari bersama-sama berdiri dan berjuang bersama Presiden demi kesejahteraan masyarakat dan kemajuan bangsa,” ujar Maskuri, Senin (27/07/2027).

Ia menilai berbagai penafsiran terhadap pernyataan Presiden merupakan hal yang wajar. Namun, menurutnya, masyarakat sebaiknya melihat substansi pesan tersebut dengan cara pandang yang positif dan rasional, yakni sebagai ajakan untuk mencintai tanah air dan memperkuat kepercayaan terhadap kepemimpinan yang telah dipilih secara konstitusional.

“Sorotan di media itu tergantung siapa yang menginterpretasikan. Tetapi kalau kita pahami dengan akal sehat dan pikiran yang positif, beliau sedang membangkitkan rasa nasionalisme dan cinta kepada bangsa serta negara. Kita juga harus percaya kepada pemimpin yang secara konstitusional telah dipilih melalui Pilpres yang jujur dan adil,” katanya.

Maskuri juga menanggapi anggapan yang menyebut Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai bagian dari kepentingan politik. Ia menegaskan, MBG merupakan salah satu program utama yang sudah menjadi visi dan misi Presiden Prabowo sejak masa kampanye, sehingga pelaksanaannya merupakan bentuk komitmen pemerintah kepada masyarakat.

“Kalau ada yang mengatakan MBG harus berhenti, itu sama artinya mengatakan Presiden tidak menjalankan visi misinya. Jangankan Presiden, visi misi bupati saja harus dieksekusi. MBG merupakan bagian dari visi Presiden untuk memberikan asupan makanan bergizi kepada anak-anak, khususnya yang secara ekonomi membutuhkan,” tegasnya.

Menurut Maskuri, negara memiliki tanggung jawab untuk berinvestasi pada kualitas sumber daya manusia melalui pemenuhan gizi generasi muda. Karena itu, ia berharap masyarakat tidak memandang program tersebut secara sempit, melainkan sebagai langkah strategis untuk menciptakan generasi yang sehat dan mampu bersaing di masa depan.

Ia juga mengajak masyarakat melihat pembangunan secara menyeluruh. Menurutnya, selain MBG, pemerintah juga tengah menyiapkan berbagai program prioritas, mulai dari perbaikan sekolah, rumah sakit, jalan, hingga pembangunan Giant Sea Wall sebagai upaya melindungi kawasan pesisir.

“Kalau ada satu sekolah yang rusak jangan dibesar-besarkan. Negara sedang membidik sekitar 70 ribu sekolah untuk diperbaiki. Insyaallah semua akan dibangun bertahap karena visi Presiden memang memperbaiki infrastruktur pendidikan, kesehatan, jalan, bahkan Giant Sea Wall. Mudah-mudahan seluruh kebijakan Pak Prabowo benar-benar membawa manfaat besar bagi masyarakat,” pungkas Maskuri. rie-she

You Might Also Like

Liga 1 Indonesia Dilanjutkan Tanpa Penonton
KAI Wisata Gencarkan Pengembangan Tour & MICE 2026, Gaet Wisatawan Lokal dan Luar
Penetapan Lokasi Penambahan Lahan  Tol Semarang-Demak Seksi I Terus Dikerjakan
Tanah Longsor Natuna; Akses Darat Lumpuh, Tim SAR Gabungan ke Lokasi via Jalur Laut
SG Gunakan Limbah Bonggol Jagung sebagai Alternatif Fuel
TAGGED:gerindra demak
Share This Article
Facebook Email Print
© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?