UNGARAN (Jatengdaily.com) — Menjawab tantangan era digital yang menuntut lebih dari sekadar kemampuan akademik, Program Studi (Prodi) Sarjana Terapan Bisnis Manajemen Retail (BMR) Universitas Ngudi Waluyo yang berlokasi di Kabupaten Semarang, menghadirkan kegiatan inspiratif bertajuk ”Training Development HIMA BMR: Public Speaking dan Personal Branding.”
Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa mahasiswa tidak hanya dipersiapkan sebagai pencari kerja, tetapi juga sebagai future professional talent yang memiliki identitas kuat, percaya diri, dan mampu bersaing di tengah transformasi industri retail yang semakin dinamis.
Dengan mengusung konsep pelatihan interaktif, peserta tidak hanya mendapatkan materi, tetapi juga langsung mempraktikkan teknik komunikasi efektif, membangun kepercayaan diri, serta merancang personal branding yang relevan dengan dunia kerja dan bisnis modern.
Narasumber utama, Antonietta Dewi dari PT TOSEC WORLD, menekankan bahwa personal branding di era digital bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan strategis, dengan penguatan motivasinya yaitu Pintar harus, terlihat wajib menjadikan peserta menjadi lebih paham untuk mengasah keberanian dan kemampuan baik soft skill maupun hard skill. “Di dunia profesional saat ini, bagaimana Anda dikenal seringkali sama pentingnya dengan apa yang Anda ketahui,” ungkapnya dalam sesi pelatihan.
Yang menarik, kegiatan ini tidak berhenti pada transfer pengetahuan, tetapi juga menghadirkan pengalaman belajar yang aplikatif melalui simulasi presentasi, evaluasi langsung, serta diskusi berbasis studi kasus industri.
Lebih dari sekadar pelatihan, kegiatan ini juga menjadi bagian dari ekosistem pembelajaran yang dibangun oleh Program Studi Bisnis Manajemen Retail Universitas Ngudi Waluyo, sebagai program vokasi yang berfokus pada pengembangan bisnis retail modern berbasis digital, inovasi yang mengintegrasikan akademik, praktik industri, dan pengembangan karakter profesional mahasiswa melalui pendekatan pembelajaran yang aplikatif dan kolaboratif.
Sementara itu, Ketua Program Studi Sarjana Terapan Bisnis Manajemen Retail, Dr. Pipit Sundari, S.E., M.M, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat soft skills sekaligus investasi kompetensi jangka panjang mahasiswa dalam menghadapi industri retail yang semakin kompetitif dan terdigitalisasi.
”Di sini, kita menekankan pentingnya kemampuan komunikasi, jejaring profesional, dan personal branding sebagai nilai tambah di dunia kerja maupun kewirausahaan,” jelasnya Rabu (22/4/2026).
Sedangkan Wakil Dekan Fakultas Ekonomi, Hukum, dan Humaniora Universitas Ngudi Waluyo, Jaya Ramadaey Bangsa, S.E., M.M mengatakan, kegiatan ini mencerminkan komitmen fakultas dalam membangun kompetensi holistik mahasiswa agar adaptif dan berdaya saing global. Program studi ini didukung oleh dosen-dosen kompeten yang berperan aktif dalam pengembangan kualitas akademik dan profesional mahasiswa.
Program Studi ini sendiri didukung oleh tim dosen yang kompeten di bidangnya, antara lain Ahmad Ali, S.M., M.M., Satria Avianda Nurcahyo, S.M., S.Hum., M.M., Teguh Harso Widagdo, S.E., M.M., serta Dr (C) Yeni Indraningtyas, S.E., M.M., yang secara konsisten berkontribusi dalam pengembangan kualitas akademik dan profesional mahasiswa.
Melalui program-program seperti ini, Prodi BMR menegaskan positioning-nya sebagai program studi vokasi unggulan yang tidak hanya relevan dengan kebutuhan industri, tetapi juga mampu mencetak lulusan yang adaptif, komunikatif, dan memiliki daya saing tinggi di tingkat nasional maupun global.
Kegiatan ini sekaligus memperkuat komitmen Universitas Ngudi Waluyo dalam menghadirkan pendidikan tinggi yang berorientasi pada masa depan (future-ready education), dengan fokus pada pengembangan kompetensi nyata yang dibutuhkan dunia kerja. she



