SEMARANG (Jatengdaily.com)- PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 4 Semarang terus memperkuat konektivitas dan meningkatkan akses layanan transportasi publik di wilayah Pantai Utara (Pantura) Jawa Tengah.
Mulai 27 April 2026, KAI Daop 4 Semarang akan mengaktifkan kembali layanan naik turun penumpang di Stasiun Plabuan dan Stasiun Comal, serta menambah pemberhentian kereta api di Stasiun Batang.
Kebijakan ini merupakan langkah strategis KAI dalam mendekatkan layanan kepada masyarakat, khususnya di wilayah Kabupaten Batang dan Pemalang serta sekitarnya, sehingga akses transportasi kereta api menjadi lebih mudah, praktis, dan efisien.
Sebelum pengoperasian, seluruh stasiun telah melalui proses pemeriksaan menyeluruh (ramp check) oleh Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan pada Kamis (16/4), guna memastikan pemenuhan Standar Pelayanan Minimum (SPM).
Pemeriksaan meliputi berbagai aspek keselamatan dan pelayanan, di antaranya kelengkapan alat pemadam kebakaran, jalur evakuasi, titik kumpul, informasi nomor darurat, fasilitas kesehatan seperti P3K, kursi roda, dan tandu, serta fasilitas penunjang seperti ruang tunggu, toilet, musala, dan sistem informasi perjalanan kereta api.
Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, menyampaikan bahwa peningkatan layanan ini merupakan bagian dari komitmen KAI dalam memperluas jangkauan layanan berbasis rel sekaligus mendukung mobilitas masyarakat di wilayah Pantura.
“Pengaktifan kembali layanan di Stasiun Plabuan dan Comal serta penambahan pemberhentian di Stasiun Batang menjadi langkah nyata KAI dalam menghadirkan akses transportasi yang lebih dekat dan efisien bagi masyarakat. Pelanggan kini dapat dengan mudah bepergian ke berbagai kota seperti Semarang, Tegal, Cirebon, Purwokerto, Yogyakarta, hingga Solo,” ujar Luqman.
Adapun pada tahap awal, layanan kereta api yang akan berhenti di masing-masing stasiun adalah sebagai berikut:
Stasiun Plabuan:
1. KA Kaligung relasi Brebes – Semarang Poncol PP
2. KA Kamandaka relasi Semarang Tawang – Cilacap PP
3. KA Joglosemarkerto relasi Solo – Semarang – Purwokerto – Yogyakarta PP
Stasiun Comal:
1. KA Kaligung relasi Brebes – Semarang Poncol PP
2. KA Kamandaka relasi Semarang Tawang – Cilacap PP
3. KA Joglosemarkerto relasi Solo – Semarang – Purwokerto – Yogyakarta PP
Stasiun Batang:
1. KA Argo Muria relasi Semarang Tawang – Gambir PP
2. KA Tawang Jaya Premium relasi Pasarsenen – Semarang Tawang PP
3. KA Menoreh relasi Semarang Tawang – Pasarsenen PP
4. KA Kamandaka relasi Semarang Tawang – Cilacap PP
5. KA Joglosemarkerto relasi Solo – Semarang – Purwokerto – Yogyakarta PP
6. KA Kaligung relasi Brebes – Semarang Poncol PP
KAI akan terus melakukan evaluasi secara berkala terhadap tingkat okupansi dan animo masyarakat sebagai dasar pengembangan layanan ke depan.
“Langkah ini merupakan tahap awal untuk melihat potensi pengguna jasa di wilayah Pantura. Apabila animo masyarakat tinggi, KAI akan mempertimbangkan penambahan layanan maupun rute perjalanan lainnya,” tambah Luqman.
Untuk kemudahan pelanggan, tiket kereta api dari Stasiun Plabuan, Stasiun Comal, dan Stasiun Batang sudah dapat dipesan melalui aplikasi Access by KAI, website resmi kai.id, serta berbagai kanal penjualan resmi lainnya. Masyarakat diimbau untuk merencanakan perjalanan dan melakukan pemesanan tiket lebih awal guna memastikan ketersediaan tempat duduk.
Melalui peningkatan layanan ini, KAI berharap dapat semakin memperkuat konektivitas antarwilayah di jalur Pantura, meningkatkan efisiensi mobilitas masyarakat, serta turut mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dengan menghadirkan transportasi yang aman, nyaman, dan berkelanjutan. she


