By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Dukung Produktivitas Pertanian, Dinpertan Demak Perkuat Irigasi dan Sarpras
Share
Font ResizerAa
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Dukung Produktivitas Pertanian, Dinpertan Demak Perkuat Irigasi dan Sarpras

Jatengdaily.com
Published: 21 Oktober 2026 14:51
Share
Kelompok Tani di Kedungori Dempet saat menerima bantuan IRPOM dari BPLIP Bandung sebagai supporting pertanian di MT I tahun 2026/2027. Foto : sari jati
SHARE

DEMAK (Jatengdaily.com)– Pemerintah Kabupaten Demak terus memperkuat sektor pertanian untuk mendukung peningkatan produksi pangan. Salah satunya melalui kegiatan Wiwitan Tandur Musim Tanam (MT) I Tahun 2026/2027 bersama Kelompok Tani Makmur Sejahtera Muteran di Desa Kedungori, Kecamatan Dempet, Rabu (21/10/2026).

Bupati Demak, dr Hj Eisti’anah SE, mengapresiasi para petani dan seluruh pihak yang telah berkontribusi menjaga produktivitas pertanian. Menurutnya, dukungan sarana dan prasarana, terutama jaringan irigasi, menjadi faktor penting agar petani dapat memulai masa tanam dengan baik.

“Tanpa panjenengan semua, target dan program Presiden Prabowo di sektor pertanian tidak akan berjalan dengan baik. Karena itu, semangat para petani, termasuk petani milenial, harus terus kita dukung,” ujar Eisti’anah.

Ia menjelaskan, dukungan pemerintah tidak hanya berupa pembangunan dan pengelolaan irigasi, tetapi juga bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan). Pada 2026, Kabupaten Demak telah menerima bantuan alsintan senilai Rp10 miliar untuk menunjang aktivitas petani. Ia berharap bantuan tersebut dimanfaatkan secara optimal dan dapat terus berlanjut pada 2027.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Demak, H Agus Herawan SIP MM, menyampaikan bahwa penguatan irigasi perpompaan (IRPOM) menjadi salah satu upaya khusus untuk meningkatkan produksi padi. Pada 2026, Demak memperoleh bantuan pembangunan 93 unit irigasi perpompaan dari BPLIP Kelas I Bandung, Kementerian Pertanian. Sebanyak 30 unit menggunakan tenaga listrik, sedangkan 63 unit lainnya menggunakan bahan bakar solar.

Selain pembangunan irigasi perpompaan, bantuan dari Kementerian Pertanian juga mencakup kegiatan pemeliharaan jaringan irigasi dan pembangunan sarana konservasi. Total anggaran bantuan yang dilaporkan mencapai Rp2,033 miliar. Pelaksanaannya dilakukan secara swakelola oleh kelompok penerima manfaat agar fasilitas yang dibangun sesuai dengan kebutuhan petani di lapangan.

Agus menegaskan, seluruh bantuan pemerintah untuk sektor pertanian tersebut diberikan tanpa pungutan biaya. “Semua bantuan ini tidak ada pungutan biaya. Kami berharap fasilitas yang sudah diberikan bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk mendukung kegiatan pertanian,” tegasnya.

Lebih lanjut disampaikan, pada MT I 2026/2027 luas lahan tanam padi di Kabupaten Demak mencapai 48.088 hektare. Hingga kegiatan berlangsung, realisasi tanam masih sekitar 430 hektare, dengan penanaman mulai berjalan di sejumlah wilayah, termasuk Kecamatan Karanganyar, Gajah, dan Dempet. Proses tanam dilakukan bertahap karena sebagian wilayah masih dalam tahap pengolahan lahan dan menunggu ketersediaan air irigasi.

Di sisi lain, Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Demak telah berkoordinasi dengan distributor dan pihak terkait untuk menjaga ketersediaan pupuk selama musim tanam. Pemerintah berharap kebutuhan pupuk petani tetap terpenuhi sehingga tidak menghambat produksi. Melalui dukungan irigasi, alsintan, pupuk, serta semangat para petani, Demak optimistis dapat meningkatkan hasil pertanian dan berkontribusi terhadap pencapaian swasembada pangan nasional. rie-she

You Might Also Like

Fokus Pekan Ini: Pencabutan Hak Politik Taufik Kurniawan
Penyebab Penurunan Remitansi Harus Segera Diinvestigasi
Menko Yusril Sebut Pengguna Narkoba Adalah Korban, akan Direhabilitasi
SIG Siap Dukung Pembangunan Infrastruktur dan Perumahan dengan Semen Hijau
Optimalisasi Zakat Bisa Bantu Masyarakat di Tengah Pandemi
Share This Article
Facebook Email Print
© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?