FK Unissula Lepas Dokter Baru, Dekan Sebut Peminat Mahasiswa Baru Tinggi

2 Min Read
Dekan FK Unissula Dr. dr. Eko Setiawan, Sp.B menyerahkan tanda kelulusan kepada sumpahwan. Foto: Siti KH

SEMARANG (Jatengdaily.com)— Dekan Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Islam Sultan Agung (Unissula), Dr. dr. Eko Setiawan, Sp.B mengatakan animo calon mahasiswa baru untuk masuk ke FK Unissula pada tahun ajaran 2026/2027 sangat tinggi.

Hingga awal Mei 2026, kuota penerimaan mahasiswa baru sebanyak 250 orang telah terpenuhi. Padahal, proses penerimaan masih dibuka hingga September 2026.
“Kalau penerimaan mahasiswa baru kita sudah terpenuhi. Ini baru bulan Mei, padahal masih ada sampai September, tetapi kuota kita sudah terpenuhi 250 orang. Adapun persaingan untuk masuk 3 banding 1,” ujar Dr. dr. Eko Setiawan, Sp.B, Sabtu (9/5/2026), saat melepas 75 sumpahwan dalam Rapat Senat Sumpah Dokter ke-135 tahun 2026.

Menurutnya, sekitar 40 hingga 50 persen mahasiswa baru diterima melalui jalur prestasi. Jalur tersebut juga membuka kesempatan bagi calon mahasiswa dari keluarga kurang mampu melalui berbagai skema beasiswa, termasuk beasiswa hafidz 30 juz Al-Qur’an serta keringanan Dana Pengembangan Institusi (DPI).

Pada kesempatan tersebut, FK Unissula juga mencatat Laily Rezky Amaliah sebagai sumpahwan terbaik dengan indeks prestasi kumulatif (IPK) 3,83.

Sementara itu, peraih nilai tertinggi OSCE dan CBT pada UKNPDPD FK Unissula periode Februari 2026 diraih oleh Dede Guscella dengan nilai OSCE 92,86 dan CBT 98.

Dr. dr. Eko Setiawan, Sp.B menambahkan, tantangan di dunia kedokteran saat ini masih cukup besar. Kebutuhan dokter spesialis di Indonesia masih belum terpenuhi dan diperkirakan baru dapat tercukupi dalam 17 tahun mendatang.

Karena itu, FK Unissula terus mengikuti perkembangan zaman, termasuk perkembangan teknologi, dengan membuka program studi magister untuk menyiapkan kebutuhan tenaga dokter spesialis yang masih kurang.

Saat ini, FK Unissula memiliki Program Studi Kedokteran, Program Studi Pendidikan Profesi Dokter, Program Studi Magister Biomedik, Program Studi Doktor Ilmu Biomedis, Program Studi Spesialis Penyakit Dalam, serta Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat.

Rapat senat tersebut juga dihadiri Rektor Universitas Islam Sultan Agung Prof. Dr. H. Gunarto, SH, M.Hum serta perwakilan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah. she

Share This Article