By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Gandeng Lintas Pihak, Pemprov Jateng Siapkan Solusi Permanen Banjir Demak
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Gandeng Lintas Pihak, Pemprov Jateng Siapkan Solusi Permanen Banjir Demak

Last updated: 8 April 2026 07:00 07:00
Jatengdaily.com
Published: 8 April 2026 06:59
Share
Banjir di Demak. Foto: prov jateng
SHARE

DEMAK (Jatengdaily.com)– Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bergerak cepat menangani dampak banjir di Kabupaten Demak. Penanganannya tidak hanya pada fase darurat, tetapi juga pemulihan dan pencegahan jangka panjang.

Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, menegaskan pentingnya kolaborasi lintas pihak untuk mempercepat perbaikan rumah warga, sekaligus menuntaskan persoalan banjir yang kerap berulang.

“Sudah kita asesmen. Tinggal kita petakan lagi secara detail, kita hitung kebutuhannya apa saja. Penanganannya tidak bisa sendiri, harus bersama-sama antara kabupaten, provinsi, dan juga pemerintah pusat,” katanya, saat meninjau lokasi terparah banjir di Dukuh Solondoko, Desa Trimulyo, Kecamatan Guntur, Kabupaten Demak, Selasa (7/4/2026).

Menurutnya, pendekatan kolaboratif menjadi kunci agar persoalan banjir, khususnya di wilayah rawan, tidak terus berulang setiap tahun. Selain penanganan tanggul dan aliran sungai, percepatan pemulihan rumah warga juga menjadi prioritas.

Untuk itu, Pemprov Jateng menggandeng berbagai pihak. Sumber pendanaan berasal dari pemerintah provinsi, pemerintah pusat, pemerintah kabupaten, Baznas, hingga PMI. Sementara tenaga perbaikan akan melibatkan relawan dari organisasi kemasyarakatan.

“Tadi kami sudah komunikasi dengan Ansor. Insyaallah Banser dari Jawa Tengah dan kabupaten akan membantu tenaga, untuk perbaikan rumah warga,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, bantuan juga mulai disalurkan, antara lain program perbaikan tujuh unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), 127 paket sembako dari Baznas Jateng, serta bantuan senilai Rp10.065.500 dari PMI Jateng.

Di sisi lain, warga terdampak mulai merasakan kehadiran bantuan pemerintah. Ma’arif (39), salah satu korban banjir, mengaku kondisi saat ini berangsur membaik dibanding saat kejadian.

“Alhamdulillah bantuan sudah mulai terasa. Dari nasi bungkus, listrik sudah nyala, air bersih juga ada, sampai pembersihan lumpur,” ujarnya.

Namun demikian, Ma’arif menyebut kerusakan yang dialami warga cukup parah. Rumah miliknya rusak sekitar 40 persen mengalami kerusakan, sementara rumah orang tuanya hanyut tanpa sisa. Sebagian besar barang juga hilang terbawa arus.

“Kalau rumah kayu seperti kami, satu unit bisa sekitar Rp80 juta. Itu belum isinya,” tambahnya.

Selain perbaikan rumah, warga juga masih membutuhkan bantuan untuk pencarian puing-puing bangunan yang tertimbun lumpur.

Sebelumnya, banjir melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Demak akibat jebolnya tanggul Sungai Tuntang di Desa Trimulyo dan Sidoharjo, Jumat (3/4/2026).

Tanggul dilaporkan jebol di tiga titik, menyebabkan air meluap dan merendam permukiman di sembilan desa yang tersebar di empat kecamatan, yakni Guntur, Wonosalam, Karangtengah, dan Kebonagung.

Sebanyak 5.148 jiwa terdampak, dengan 2.867 jiwa di antaranya sempat mengungsi. Hingga kini, jumlah pengungsi tersisa 12 jiwa di Madin Sindon.

Meski sebagian wilayah sudah surut, satu titik tanggul yang belum sepenuhnya tertutup, sempat kembali melimpas dan menggenangi Dukuh Solondoko. Perbaikan darurat pun langsung dilakukan untuk mengantisipasi kenaikan air.

Taj Yasin menegaskan, pemerintah tidak ingin kejadian serupa terus berulang. Karena itu, selain percepatan rehabilitasi rumah warga, pembenahan sistem pengendalian banjir akan menjadi fokus utama ke depan.

“Yang paling utama adalah memastikan banjir ini tidak terjadi lagi. Itu yang sedang kita siapkan penanganannya secara menyeluruh,” pungkasnya dilansir dari humas prov jateng. she

You Might Also Like

Mbak Ita Tekankan Pentingnya Kolaborasi Antarstakeholder dalam Pengelolaan Kota Lama
Pelanggar Protokol Kesehatan Diberi Seragam ‘Saya Penerima Sanksi Sosial’
Dana Pribadi Presiden Prabowo untuk Uji Coba Makan Bergizi Gratis tidak Masalah
Polri Kebut Pemberkasan Perkara Kasus Suap Red Notice-Surat Jalan Djoko Tjandra
Polisi Amankan Puluhan Preman di Semarang, Berpotensial Lakukan Tindak Pidana
TAGGED:Solusi Permanen Banjir Demak
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?