By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: HAB ke-80 Kemenag Jadi Titik Balik: Pemkot Semarang Teguhkan Keberpihakan pada Pelayan Umat
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

HAB ke-80 Kemenag Jadi Titik Balik: Pemkot Semarang Teguhkan Keberpihakan pada Pelayan Umat

Last updated: 4 Januari 2026 17:13 17:13
Jatengdaily.com
Published: 4 Januari 2026 17:13
Share
Wakil Wali Kota Semarang, Iswar Aminuddin menjadi irup upacara HAB ke-80 Kemenag di Balai Kota Semarang, Sabtu 3 Januari 2026.Foto:dok
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Pemerintah Kota atau Pemkot Semarang mengawali tahun anggaran 2026 dengan kebijakan nyata yang menyentuh akar rumput.

Bertepatan dengan Upacara Hari Amal Bhakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama RI di Halaman Balai Kota Semarang pada Sabtu (3/1/2026). Wakil Wali Kota, Iswar Aminuddin, resmi mengumumkan perluasan jangkauan bantuan operasional (Bisaroh) bagi para pelayan umat.

Langkah ini menjadi bukti keberpihakan pemerintah terhadap para penjaga moral dan kerukunan sosial di Ibu Kota Jawa Tengah.

“Tahun ini, jangkauan penerima Bisaroh meningkat sebesar 56,7 persen, dari 6.572 orang di tahun 2025 menjadi 10.297 penerima. Penambahan ini adalah bentuk kehadiran negara untuk para pendidik keagamaan, pengelola rumah ibadah, perawat jenazah, dan para pelayan umat yang telah mendedikasikan hidupnya menjaga harmoni sosial dan nilai-nilai ketuhanan di akar rumput. Kami ingin memastikan mereka mendapatkan perhatian yang layak dari pemerintah daerah,” ujar Iswar.

Waki Wali Kota menekankan bahwa kebijakan ini merupakan implementasi dari semangat “Umat Rukun, Indonesia Maju” yang menjadi tema besar HAB Kementerian Agama tahun ini. Menurutnya, stabilitas dan kedamaian Kota Semarang mustahil tercapai tanpa peran aktif para pelayan umat tersebut.

“Semangat Hari Amal Bhakti ke-80 ini sangat linier dengan komitmen Pemkot Semarang. Kebijakan keagamaan harus menyentuh langsung para pelayan masyarakat. Hubungan harmonis antara Kemenag dan Pemkot Semarang yang sudah terjalin baik akan terus kita perkuat melalui berbagai inovasi pelayanan agar manfaatnya makin terasa nyata oleh warga,” katanya.

Selain penguatan kesejahteraan, Iswar berharap peringatan HAB ke-80 ini juga menjadi refleksi bagi Pemkot Semarang untuk terus membangun ekosistem sosial-keagamaan yang inklusif di Kota Semarang.

“Inilah esensi Hari Amal Bhakti: menghargai pengabdian, dan memastikan persaudaraan kita terus kokoh. Semoga semangat ini terus kita jaga sebagai fondasi pembangunan Kota Semarang,” pungkasnya. St

You Might Also Like

Rachmad Hidayat Mengundurkan Diri dari PSIS
Polri akan Terjunkan 434.197 Personel Usia Maksimal 50 Tahun di Pemilu 2024
Bank Mandiri Umumkan Jawara Wirausaha Muda Mandiri 2023
Bersama Kejari, Wali Kota Agustina Beri Penghargaan Desa dan Kelurahan Tertib Kelola Keuangan
Perguruan Tinggi di Jateng Didorong Terlibat Atasi Persoalan Daerah
TAGGED:HAB ke-80 Jadi Titik BalikPemkot SemarangTeguhkan Keberpihakan pada Pelayan Umat
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?