SEMARANG (Jatengdaily.com) — Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meresmikan tempat penitipan dan pengasuhan anak (Daycare) Tripartit Berdikari, yang berada di kawasan Rusunawa Gedanganak, Ungaran, Kabupaten Semarang, Jumat (1/5/2026).
Peresmian itu dilakukan bertepatan dengan Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026. Hal ini untuk memfasilitasi para pekerja atau buruh, dalam pengasuhan anak-anak mereka.
Di sela acara peresmian, Luthfi sempat melihat kondisi daycare tersebut. Dia juga membagikan mainan kepada anak-anak yang dititipkan di Daycare Tripartit Berdikari.
Luthfi mengatakan, daycare tersebut merupakan fasilitas yang diberikan untuk mendukung efektivitas kerja, bagi pekerja atau buruh yang memiliki anak. Ke depan, para buruh dapat fokus bekerja tanpa kepikiran tentang pengasuhan anak ketika ditinggal kerja.
“Hari ini daycare dibangun dan diresmikan di daerah Ungaran. Ada beberapa daerah yang sudah juga seperti di Batang dan lainnya, agar tenaga kerja atau buruh kita maksimal, anak-anak bisa dititipkan di sini untuk mendapatkan pola asuh dan asih,” katanya, seusai peresmian, didampingi Sekda Jateng Sumarno dan Bupati Semarang Ngesti Nugraha.
Luthfi sudah menginstruksikan kepada Kepala Dimas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Provinsi Jawa Tengah dan instansi terkait, untuk mengembangkan daycare di seluruh wilayah Jawa Tengah. Sebab, keberadaan daycare dapat meringankan salah satu beban para pekerja atau buruh.
BACA JUGA: Luthfi Temui Langsung Aksi Buruh dan Mahasiswa, Siap Kawal Hak Pekerja
Selain daycare, pemerintah provinsi berkolaborasi dengan seluruh perusahaan yang ada di Jawa Tengah, untuk menyediakan fasilitas penunjang bagi pekerja dan buruh. Salah satunya koperasi karyawan, yaitu koperasi yang menyediakan segala kebutuhan pokok karyawan. Tujuannya, untuk keterjangkauan daya beli karyawan dan tepat sasaran. Total di Jawa Tengah sudah ada sekitar 537 koperasi karyawan yang tersebar di berbagai daerah.
“Barang yang dijual merupakan kebutuhan pokok karyawan, harganya dari produsen langsung. Misal beras dan cabai langsung dari petani, minyak goreng langsung dari Bulog,” katanya.
Selain itu, juga ada insentif transportasi kepada pekerja dan buruh, yang sudah berjalan sejak tahun lalu. Berikutnya, insentif berupa perumahan bagi pekerja dan buruh berpenghasilan rendah.
Sementara itu, Ketua Yayasan Anugerah Tripartit Serasi, Sakun Adi Wiratmoko mengatakan, Daycare Tripartit Berdikari dapat menampung peserta didik sekitar 15 anak dengan 1 guru PAUD, 1 guru pendamping, dan 1 guru pendamping muda.
“Operasionalnya setiap hari Senin-Sabtu, pukul 06.30-17.00 WIB. Ke depan, kami akan menyesuaikan dengan kebutuhan dari rekan-rekan pekerja atau buruh, karena tujuan daycare ini untuk membantu persoalan waktu asuh dan pola asuh bagi anak-anak dari pekerja,” terangnya. St



