SEMARANG (Jatengdaily.com) – Fakultas Teknik Universitas Semarang (FT USM) sukses menggelar Academic Strategy Conference on Sustainable Research & Global Publication (ASCEND-GP) 2026 pada 9 Februari 2026 di R. Teleconference Lt. 8, Menara Prof Dr Muladi USM Jl Tlogosari, Pedurungan, Semarang.
Kegiatan menghadirkan dua Pakar AI, Assoc. Prof. Dr. Samira A dari Faculty of Arrifical Intelligence UTM dan Assoc. Prof. Dr. Rozana Z dari Faculty of Artificial Intelligence UTM.
Selain itu juga menghadirkan narasumber dari USM yakni Rektor USM Dr Supari ST MT, Ir. Ferry Firmawan, S.T., M.T., Ph.D., IPU dan Dr Adi Ekopriyono MSi.
Kegiatan yang dibuka Wakil Rektor I USM, Prof Dr Haslina MSi mewakili Rektor USM itu dihadiri Kepala ASCEND – GP 2026, Ir. Ferry Firmawan, S.T., M.Y., Ph.D., IPU yang juga sebagai narasumber dan Dekan Fakultas Teknik USM, Dr. Ari Endang Jayati. S.T., M.T.
Dalam sambutannya, Prof Haslina mengatakan, Ascend – GP 2026 bukan sekadar kegiatan akademik biasa. Kegiatan tersebut merupakan instrumen akselerasi bagi Universitas Semarang untuk menjadi global rekognisi university melalui 3 pilar utama.
Pertama, publikasi internasional di mana di sini nanti kita mendorong riset itu yang berkualitas yang terindeks scopus.
”Yang kedua, tentu saja kolaborasi, artinya membangun kolaborasi antara mitra universitas dan pemerintah. Tentu saja, dampak berkelanjutan kegiatan ini untuk menghasilkan suatu solusi nyata bagi tantangan Sustainable Development Goals (SDGs), green technology (teknologi ramah lingkungan), dan pembangunan Kota Semarang,” ujarnya.
Menurutnya, kegiatan tersebut akan menjadi awal dari kolaborasi riset antara Fakultas Teknik Universitas Semarang dengan Faculty AI UTM dan juga dari DP2K kota Semarang.
”Semoga kegiatan ini ada keberlanjutannya dan memperkuat reputasi Universitas Semarang secara global,” ungkapnya.
Narasumber Dr. Adi Ekopriyono, M.Si yang juga sebagai Sekretaris Dewan Pertimbangan Pembangunan Kota Semarang mengatakan, kolaborasi antara UTM, SHINE, dan USM LCC mengajak untuk bergerak melampaui dialog menuju tindakan—mengembangkan peta jalan penelitian bersama, memperkuat publikasi kolaboratif, dan membimbing generasi baru cendekiawan.
Pada tingkat yang lebih dalam, katanya, kemitraan tersebut mencerminkan keyakinan bersama. Universitas bukan hanya pusat pengetahuan, tetapi juga pengelola masa depan. St


