By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Hangatnya Bodo Ketupat di Tengah Kota, Tradisi yang Menyatukan Warga Dusun Juwono
Share
Font ResizerAa
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Hangatnya Bodo Ketupat di Tengah Kota, Tradisi yang Menyatukan Warga Dusun Juwono

Jatengdaily.com
Published: 4 April 2026 17:05
Share
Di tengah hiruk-pikuk kota yang terus bergerak modern, Dusun Juwono tetap memelihara tradisi lama yang sarat makna: bodo ketupat. Foto:dok
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com) — Pagi itu, suasana Dusun Juwono di Kelurahan Mangunharjo, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang terasa berbeda. Udara masih sejuk selepas Subuh, namun langkah kaki warga sudah ramai menuju Mushala Baitussalam. Tua, muda, anak-anak, hingga lansia berjalan beriringan, menenteng hidangan khas Lebaran dengan wajah penuh kehangatan. Di tengah hiruk-pikuk kota yang terus bergerak modern, Dusun Juwono tetap memelihara tradisi lama yang sarat makna: bodo ketupat.

Tradisi ini digelar setiap satu pekan setelah Idul Fitri 1 Syawal. Tahun ini, dalam penanggalan 1447 Hijriah, perayaan berlangsung pada Sabtu (28/3). Warga dari RT 1, 2, dan 3 di RW 3 berkumpul tanpa sekat status sosial, membawa ketupat, lontong, opor ayam, jajanan pasar, hingga buah-buahan untuk dinikmati bersama.

Namun berbeda dengan tradisi bodo ketupat di wilayah Pantura yang identik dengan ritual laut dan hiburan meriah, perayaan di Dusun Juwono justru kental dengan nuansa religius. Lantunan syair puji-pujian “Ya Nabi Salam ‘Alaika” menggema dari suara ibu-ibu dan pengurus takmir, membuka rangkaian acara dengan penuh khidmat.

Ketua Takmir Mushala Baitussalam, Ustad Abdul Kholil Kasturi, menegaskan bahwa tradisi ini bukan sekadar warisan budaya, tetapi juga sarana memperkuat nilai keimanan dan kebersamaan.

“Bodo ketupat ini jadi momen bagi warga yang belum sempat bersilaturahmi saat Lebaran. Di sini mereka bisa bertemu, berbagi makanan, dan merasakan kembali makna kembali ke fitrah,” ujarnya.

Lebih dari sekadar makan bersama, bodo ketupat juga menjadi ruang untuk berbagi. Warga yang ingin bersedekah cukup membawa makanan untuk kemudian dinikmati bersama seluruh hadirin. Suasana pun terasa hangat dan setara—tanpa pembeda, tanpa jarak.

Dalam tausiyahnya, Ustadz Saiful Amar mengingatkan pentingnya silaturahmi sebagai bagian dari hablum minannas—hubungan antarmanusia yang sangat dianjurkan dalam ajaran Islam.

“Silaturahmi bukan hanya bernilai ibadah, tapi juga membawa manfaat besar. Rezeki dilapangkan, umur dipanjangkan, dosa dihapus. Bahkan secara psikologis, silaturahmi bisa mengurangi stres dan memperkuat kesehatan,” tuturnya.

Rangkaian acara kemudian ditutup dengan doa bersama yang dipimpin tokoh masyarakat, Ustad Djoko Sengoro. Setelah itu, warga saling bersalaman, bermaaf-maafan, dan menikmati hidangan yang telah dibawa sejak pagi.

Menariknya, meski Dusun Juwono berada di kawasan padat perkotaan—dekat Jalan Raya Elang, Rumah Sakit Wongso Negoro, serta lingkungan kampus—nuansa kehidupan sosial khas pedesaan masih begitu terasa. Keakraban, gotong royong, dan kebersamaan tetap menjadi napas utama kehidupan warganya.

Di tengah zaman yang serba cepat dan individualistik, bodo ketupat di Dusun Juwono menjadi pengingat sederhana: bahwa kebahagiaan sering kali hadir dari kebersamaan yang tulus, sepiring makanan yang dibagi, dan hati yang saling memaafkan. st

You Might Also Like

Peringati Hari Lalulintas Bhayangkara, Ditlantas Polda Jateng Gelar Bakti Sosial
Gubernur Minta Bupati Pati Kaji Ulang Kenaikan PBB 250 Persen
PSIS Development Siap Diluncurkan, Siap Cetak Bibit Muda
Arus Mudik 2020 Optimalkan Rest Area Tol
Densus 88 Tangkap Seorang Teroris Jaringan ISIS di DIY
TAGGED:di Tengah Kota:Dusun JuwonoHangatnya Bodo KetupatTradisi yang Menyatukan Warga
Share This Article
Facebook Email Print
© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?