By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Jateng Kembangkan Destinasi Wisata Ramah Muslim
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Jateng Kembangkan Destinasi Wisata Ramah Muslim

Last updated: 7 Januari 2026 05:14 05:14
Jatengdaily.com
Published: 7 Januari 2026 05:14
Share
Ilustrasi Dieng, salah satu kawasan wisata di Jateng. Foto: Humas Prov. Jateng
SHARE

SEMARANG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus mengembangkan destinasi wisata ramah muslim di wilayahnya. Sebab, banyak wisatawan yang menuntut adanya keramahan tersebut.

“Ada beberapa kawasan yang kita kembangkan sebagai spot wisata ramah muslim, seperti Tawangmangu Kabupaten Karanganyar, yang saat ini sudah bagus,” kata Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin, seusai menerima audiensi Gerakan Enterpreneur Ekonomi Muslimah Indonesia (GEEMI), di ruang kerjanya, Selasa (6/1/2026) dilansir dari laman humas prov jateng.

Daerah tersebut, kata dia, bisa menjadi role model pengembangan wisata ramah muslim di Jawa Tengah. Sebab, infrastrukturnya sudah mapan, mulai dari oleh-oleh, kafe, maupun kulinernya yang sudah ramah muslim dan tertata dengan baik.

Menurut wagub, Kabupaten Karanganyar menjadi salah satu daerah yang berkomitmen mengembangkan wisata ramah muslim.

Ditambahkan, perhotelan sebagai bagian dari ekosistem pariwisata, juga perlu diarahkan untuk mengusung konsep halal. Antara lain dengan menyediakan menyediakan kuliner halal, ada tempat ibadah, dan penunjuk arah kiblat di setiap kamar.

“Banyak wisatawan mancanegara, khususnya dari Timur Tengah, yang memilih spot kawasan wisata ramah muslim. Termasuk, wisatawan dari pesantren atau pendidikan berbasis Islam, akan memilih spot ramah muslim sebagai destinasi,” ujar Gus Yasin, sapaannya.

Dia nenekanjan, komitmen Pemprov Jateng dalam pengembangan pariwisata ramah muslim di Jateng, tidak hanya terfokus pada destinasi. Namun, juga memperkuat ekosistemnya.

Adapun upaya yang dilakukan di antaranya melalui pengawasan sertifikasi halal di Rumah Potong Ayam (RPA) dan Rumah Potong Hewan (RPH), pengembangan profesi Tukang Jagal Halal (Kang Jalal), dan lainnya.

Hal itu sejalan dengan 11 program prioritas Ahmad Luthfi-Taj Yasin, yakni, melahirkan ekosistem ekonomi syariah melalui penguatan regulasi dan pengembangan wisata ramah muslim. she 

You Might Also Like

Dikukuhkan Guru Besar Untag, Prof Emiliana Ajak Dosen Ikuti Jejaknya
10 Kabupaten/Kota Berpotensi Pemungutan Suara Ulang – Bawaslu Tangani 27 Kasus Dugaan Politik Uang
Presiden Jokowi Tinjau Penyerahan Bantuan Sosial di Kantor Pos Kepulauan Aru
Pedagang Pasar Bintoro Demak Protes Pasar Krempyeng yang Tak Kunjung Pindah
Ada Tarikan SPI di Jalur Ujian Mandiri S1 Rp 87 Miliar, UNDIP: Itu Hoaks
TAGGED:Destinasi Wisata Ramah Muslimwagub jateng
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?