DEMAK (Jatengdaily.com)– Konsistensi Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) dalam menjaga tradisi sosial keagamaan mendapat apresiasi dari Ketua DPRD Kabupaten Demak, H. Zayinul Fata. Ia menilai peran aktif Muslimat NU selama ini turut berkontribusi besar dalam memperkokoh sendi kehidupan bermasyarakat, khususnya dalam lingkup keluarga.
Menurut Zayinul Fata, tradisi keagamaan yang dijalankan secara berkelanjutan mampu menjadi fondasi kuat dalam membangun karakter masyarakat yang religius, rukun, dan berdaya tahan. Hal tersebut selaras dengan upaya memperkuat pilar kehidupan berbangsa dan bernegara dari tingkat paling dasar, yakni keluarga.
Hal itu disampaikannya saat memberikan tausiyah dalam kegiatan pengajian selapanan dan khatmil Qur’an Muslimat NU di Kecamatan Bonang. Dalam kesempatan tersebut, ia juga berharap Muslimat NU terus menjadi teladan positif bagi masyarakat Kabupaten Demak.
“Selama ini Muslimat NU telah menunjukkan keteladanan melalui tradisi sosial keagamaan yang dijalankan secara istiqamah. Ini patut dijaga dan dilanjutkan,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Zayinul Fata menekankan pentingnya Al Qur’an sebagai sumber ketenangan batin sekaligus pedoman dalam bersikap sosial. Menurutnya, kedekatan dengan Al Qur’an akan membentuk pribadi yang sabar, peduli, dan mampu hidup berdampingan secara harmonis di tengah masyarakat.
Ia menambahkan, tradisi membaca dan mengkhatamkan Al Qur’an secara berjamaah tidak hanya memperkuat spiritualitas, tetapi juga menumbuhkan empati serta rasa kebersamaan. Nilai-nilai tersebut dinilai sangat relevan dalam membangun ketahanan keluarga dan kehidupan sosial yang sehat.
Sementara itu, pengajian selapanan dan khatmil Qur’an Muslimat NU bertujuan untuk mempererat silaturahmi antaranggota sekaligus meningkatkan pemahaman ajaran Islam. Kegiatan rutin ini diharapkan mampu menumbuhkan kecintaan terhadap Al Qur’an serta menginspirasi masyarakat untuk terus menjadikannya sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari. rie-she


