SEMARANG (Jatengdaily.com)– Sebagai bentuk penghargaan atas perjuangan dan ketekunan para santri dalam menghafal Al-Qur’an, Lembaga Amil Zakat (LAZiS) Jateng menyelenggarakan Wisuda Tahfidz Al-Qur’an bagi para santri, yang berlangsung di Pondok Pesantren (Ponpes) Ihsanul Qur’an, Gunungpati, Kota Semarang.
Kegiatan yang berlangsung pada Minggu (1/11/2026) tersebut menjadi momen istimewa bagi 21 santri penghafal Al-Qur’an yang telah menyelesaikan hafalan dari 3 sampai 30 juz. Wisuda ini sekaligus menjadi bentuk apresiasi atas proses panjang, kedisiplinan, dan kesungguhan mereka dalam menjaga serta menghafalkan ayat-ayat suci Al-Qur’an.
Direktur Eksekutif LAZiS Jateng, Doso Sutrisno, mengatakan bahwa penyelenggaraan wisuda tahfidz ke 2 ini merupakan salah satu bentuk penghargaan kepada para santri yang telah berjuang menyelesaikan hafalan Al-Qur’an, dari berbagai kota, dari Semarang, Solo, Temanggung, Kebumen, kemudian dari Magelang,” jelasnya.
”Wisuda ini diikuti santri dari binaan LAZis Jateng,” jelasnya.
Menurutnya, capaian menghafal 30 juz bukanlah perjalanan yang mudah. Dibutuhkan ketekunan, kesabaran, kedisiplinan, serta dukungan dari berbagai pihak, baik keluarga maupun lingkungan pesantren. Ada tiga santri yang sudah menyelesaikan hafalan 30 juz, yakni Ghafa Ghybta Ghifari, Haris Arroyhan dan M Arif Syafii – mereka masing-masing mendapatkan satu ekor domba sebagai bentuk apresiasi.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin memberikan apresiasi kepada para santri atas perjuangan dan capaian mereka dalam menghafal Al-Qur’an. Semoga penghargaan ini menjadi penyemangat untuk terus menjaga hafalan dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Doso.
Rangkaian kegiatan berlangsung sebagai bentuk penghargaan sekaligus ungkapan rasa syukur atas keberhasilan para santri dalam menuntaskan hafalan Al-Qur’an.
Melalui penyelenggaraan Wisuda Tahfidz Al-Qur’an ini, LAZiS Jateng berharap semakin banyak generasi muda yang termotivasi untuk mencintai, menghafalkan, menjaga, dan mengamalkan Al-Qur’an.
Lebih dari sekadar seremoni kelulusan, wisuda ini menjadi pengingat bahwa para penghafal Al-Qur’an memiliki peran penting dalam menjaga nilai-nilai keislaman serta menebarkan kebaikan di tengah masyarakat. she



