By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: LLDIKTI Wilayah VI Fasilitasi Penandatanganan Kerja Sama  PTS di Jateng dengan UNESA
Share
Font ResizerAa
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
NewsPendidikan

LLDIKTI Wilayah VI Fasilitasi Penandatanganan Kerja Sama  PTS di Jateng dengan UNESA

Jatengdaily.com
Published: 28 Oktober 2026 11:25
Share
SHARE
SEMARANG (Jatengdaily.com)– Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah VI mendorong  perguruan tinggi swasta (PTS) di Jawa Tengah untuk terus berkembang.
Diantaranya dengan memfasilitasi kemitraan penandatanganan kerja sama dengan Universitas Negeri Surabaya (UNESA), yang dilanjutkan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara UNESA bersama 13 perguruan tinggi swasta (PTS) di Jawa Tengah.
Penandatanganan berlangsung dalam rangkaian Sosialisasi dan Kolaborasi UNESA Tri Metric 2026. Kerja sama LLDIKTI Wilayah VI–UNESA menjadi payung fasilitasi, yang dilanjutkan dengan kerja sama langsung UNESA bersama PTS sesuai kebutuhan dan kesiapan masing-masing institusi.
Kepala LLDIKTI Wilayah VI, Prof. Dr. Ir. Aisyah Endah Palupi, M.Pd., menegaskan pentingnya memastikan dokumen kerja sama diikuti pelaksanaan program yang terencana dan berkelanjutan.
“Kami berharap dokumen-dokumen PKS ini dapat berkembang menjadi kegiatan-kegiatan yang bisa diimplementasikan secara konkret dari tiga bidang tersebut,” tegas Prof. Aisyah dalam rilisnya Rabu (28/10/2026)
Ia menekankan perlunya perencanaan kegiatan yang dapat diimplementasikan dalam waktu dekat, pada 2027, maupun untuk pengembangan jangka panjang. Dukungan pimpinan dan komitmen kelembagaan diperlukan agar kerja sama dapat dilaksanakan oleh program studi serta unit terkait.
Fasilitasi ini berangkat dari sosialisasi daring dan penjaringan minat yang dilakukan LLDIKTI Wilayah VI. Hasil pemetaan digunakan untuk mempertemukan kebutuhan PTS dengan kepakaran UNESA pada bidang inklusi disabilitas, seni budaya, dan keolahragaan. Perkembangan menjadi 21 PTS menunjukkan bertambahnya komitmen perguruan tinggi untuk menindaklanjuti peluang tersebut.
Perkembangan tersebut didukung  sekretariat kerja sama UNESA untuk berkoordinasi dan menyelesaian dokumen dengan PTS. Melalui proses ini, perguruan tinggi yang belum menandatangani secara langsung tetap dapat menindaklanjuti komitmen tersebut.
Pada bidang DIMETRIC, program kerja sama diarahkan pada pembentukan dan penguatan Unit Layanan Disabilitas (ULD). PTS yang belum memiliki ULD dapat memperoleh pendampingan pembentukan dan penyusunan rencana kerja, sedangkan PTS yang telah memiliki ULD dapat mengembangkan kapasitas layanannya.
Rencana kegiatan mencakup penyusunan standar operasional prosedur layanan, pemetaan kebutuhan mahasiswa penyandang disabilitas, serta penyusunan panduan penerimaan mahasiswa baru. Pengembangan model layanan akademik dan nonakademik serta pembentukan relawan atau pendamping mahasiswa juga menjadi bagian dari program yang ditawarkan.
Melalui pendampingan tersebut, kerja sama diharapkan menghasilkan perangkat layanan yang dapat digunakan oleh perguruan tinggi. Manfaatnya diarahkan pada peningkatan akses belajar, kejelasan mekanisme pendampingan, dan penguatan partisipasi mahasiswa penyandang disabilitas dalam kehidupan kampus.
Pada bidang ARTRIC, UNESA menawarkan pelatihan dan kompetisi konten kreatif seni melalui media sosial, penelitian bersama di bidang seni budaya dan desain, serta program magang pada unit atau mitra yang relevan.
Pelatihan diarahkan untuk memperkuat kemampuan peserta dalam menghasilkan dan memublikasikan karya seni. Penelitian bersama membuka ruang pengembangan proposal, publikasi ilmiah, serta karya atau inovasi yang berpotensi memperoleh pelindungan kekayaan intelektual.
Sementara itu, program magang dirancang untuk memberikan pengalaman praktik dan keterlibatan dalam proyek seni budaya. Kegiatan tersebut diharapkan mempertemukan potensi dosen dan mahasiswa PTS dengan kepakaran serta jejaring UNESA, sekaligus memperluas kontribusi perguruan tinggi dalam pengembangan dan pelestarian seni budaya.
Pada bidang SPORTTRIC, rencana implementasi mencakup forum berbagi praktik baik, pendampingan kampus bugar, kuliah tamu, dan klinik konsultasi berkala di bidang keolahragaan.
Peluang kolaborasi juga meliputi penelitian dan publikasi bersama, partisipasi dalam kegiatan ilmiah melalui jurnal PUI SERC, serta pengabdian kepada masyarakat berupa layanan kebugaran dan konsultasi bagi sivitas akademika PTS peserta.
Program ini diarahkan untuk membantu perguruan tinggi mengembangkan aktivitas fisik dan layanan kebugaran yang sesuai dengan kondisi kampus. Penelitian serta pengabdian diharapkan mendukung pengembangan program olahraga yang memiliki dasar ilmiah dan manfaat bagi sivitas akademika maupun masyarakat.
Direktur Inovasi UNESA, Prof. Nadi Suprapto, Ph.D., turut menekankan peluang penelitian bersama dan pembelajaran timbal balik dalam kemitraan tersebut.
 “Diharapkan bisa bergabung dalam riset, termasuk pengelolaan jurnal,” ujar Prof. Nadi.
Program-program tersebut akan diselaraskan dengan pilihan kegiatan, kebutuhan, dan kesiapan masing-masing PTS melalui rencana tindak lanjut kerja sama. Penyusunannya mencakup sasaran peserta, luaran, jadwal, penanggung jawab, pembagian peran, serta dukungan sumber daya dan pembiayaan.
Bagi LLDIKTI Wilayah VI, hal ini memperluas akses PTS terhadap pendampingan dan pengembangan kapasitas melalui kemitraan dengan perguruan tinggi negeri.
Peran tersebut mencakup pemetaan kebutuhan, penghubungan mitra, serta fasilitasi koordinasi agar peluang kerja sama dapat diterjemahkan menjadi kegiatan yang relevan.
Dengan 13 PTS telah menandatangani secara langsung dan 8 PTS berkomitmen melanjutkan melalui desk-to-desk, pengembangan kemitraan akan terus ditindaklanjuti.
Keberhasilannya diharapkan tercermin dalam layanan disabilitas yang semakin baik, bertambahnya karya dan penelitian kolaboratif, serta berkembangnya program kebugaran kampus yang berkelanjutan untuk mendukung peningkatan mutu pendidikan tinggi di Jawa Tengah. she

You Might Also Like

Semarakkan HUT ke-77 RI, Karyawan Trans Semarang Kenakan Kostum Perjuangan
Simbiosis Mutualisme Polres dan Wartawan
Kementan Antisipasi Hama dan Perubahan Iklim di Boyolali
Dialog Lintas Agama di Demak, Tokoh Agama dan Masyarakat Perkuat Kerukunan
Lola Amaria Motivasi Juara Dunia Panjat Tebing Lewat Film 6,9
TAGGED:LLADIKTI Jateng
Share This Article
Facebook Email Print
© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?