By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Menlu Kecam Serangan Israel yang Tewaskan Prajurit TNI di Lebanon
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Menlu Kecam Serangan Israel yang Tewaskan Prajurit TNI di Lebanon

Last updated: 31 Maret 2026 13:49 13:49
Jatengdaily.com
Published: 31 Maret 2026 13:49
Share
Prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas Kontingen Garuda (Konga) United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL). Ratusan personel Satgas Force Headquarters Support Unit XXVI-01 Konga UNIFIL menggelar latihan rencana kontijensi sejak Minggu (29/10/2023). (Foto: Dok. Puspen TNI)
SHARE

JAKARTA (Jatengdaily.cccccc– Menteri Luar Negeri, Sugiono, mengecam keras serangan militer Israel di wilayah Lebanon selatan, yang mengakibatkan gugurnya tiga prajurit TNI yang tergabung dalam Pasukan Sementara Perserikatan Bangsa-Bangsa di Lebanon (UNIFIL).

Insiden tersebut terjadi akibat serangan artileri yang menghantam pos penugasan kontingen Indonesia di Kota Adshit Al-Qusyar pada Minggu (29/3/2026), dan Senin (30/3/2026).

Hal tersebut disampaikan menlu, melalui keterangan resmi, di sela-sela kunjungannya di Tokyo, Jepang, Senin (30/3/2026).

Menlu menyerukan, pentingnya deeskalasi mengingat dampak kemanusiaan yang luar biasa besar di wilayah tersebut dalam sebulan terakhir.  “Presiden Prabowo Subianto telah menawarkan dirinya menjadi mediator sehingga upaya-upaya yang mengarah kepada deeskalasi dan gencatan senjata bisa dilakukan,” tambahnya.

Secara terpisah, Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI melalui keterangan tertulisnya, menegaskan bahwa keselamatan personel penjaga perdamaian PBB adalah hal mutlak yang harus dihormati sesuai dengan hukum internasional. Serangan terhadap pasukan UNIFIL dinilai merongrong stabilitas keamanan global.  “Serangan apa pun terhadap pasukan perdamaian tak dapat diterima dan merongrong upaya bersama menjaga perdamaian dan stabilitas,” tegas pihak Kemlu RI.

Situasi di perbatasan Lebanon selatan saat ini terus memanas seiring meningkatnya intensitas baku tembak antara pasukan Israel dan kelompok bersenjata Hizbullah.

You Might Also Like

Bupati Jepara Divonis Hukuman 3 Tahun, Hakim Lasito 4 Tahun
Papua Diguncang Gempa Hari Ini Beberapa Kali
Kisah dari Kampung untuk Kota Semarang, Antologi Cerita Pendek Lahirkan Harapan Baru Literasi Warga
Rawan Dipolitisasi Kepentingan Calon Petahana, Bawaslu Perketat Pengawasan ASN
Ditlantas Sebut Kampanye Pakai Knalpot Brong akan Dipanggil
TAGGED:Prajurit TNI di Lebanon
Share This Article
Facebook Email Print
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?