By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Mohammad Saleh Dampingi Menteri Wihaji Temui Ratusan Tim Pendamping Keluarga di Purworejo
Share
Font ResizerAa
  • ES Money
  • Read History
  • U.K News
  • The Escapist
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Read History
  • Entertainment
  • Science
  • Technology
  • Insider
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Mohammad Saleh Dampingi Menteri Wihaji Temui Ratusan Tim Pendamping Keluarga di Purworejo

Last updated: 22 Juni 2026 11:26 11:26
Jatengdaily.com
Published: 22 Juni 2026 11:26
Share
Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Tengah, Mohammad Saleh, mendampingi kunjungan kerja Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN, Wihaji di Kabupaten Purworejo, Kamis (18/6/2026). Foto: dok
SHARE

PURWOREJO (Jatengdaily.com)- Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Tengah, Mohammad Saleh, mendampingi kunjungan kerja Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN, Wihaji di Kabupaten Purworejo, Kamis (18/6/2026).

Didampingi Mohammad Saleh, Wihaji menghadiri acara pertemuan dengan ratusan Tim Pendamping Keluarga (TPK) di Ganesha Convention Hall. Kegiatan tersebut untuk memantau perkembangan distribusi program makan bergizi gratis (MBG) bagi kelompok 3B, yakni ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.

Pada kesempatan itu Wihaji menjelaskan bahwa berdasarkan Perpres Nomor 115 Tahun 2025 Kemendukbangga mendapat amanat untuk membantu pendistribusian Program Makan Bergizi Gratis kepada kelompok 3B.

Dia meminta TPK untuk menyukseskan program MBG. Pasalnya, pihaknya menargetkan sebanyak 17.000 kelompok 3B menjadi penerima manfaat MBG di Kabupaten Purworejo.

“Melalui Tim Pendamping Keluarga yang terdiri dari kader PKK, kader KB, dan tenaga kesehatan di masing-masing wilayah, kami membantu memastikan distribusi Makan Bergizi Gratis bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita berjalan dengan baik,” kata Wihaji.

Menurutnya, keberadaan TPK menjadi ujung tombak dalam memastikan program pemerintah benar-benar diterima oleh masyarakat yang membutuhkan. Hasil pemantauan di lapangan menunjukkan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di Kabupaten Purworejo berjalan dengan baik dan mendapat respons positif dari masyarakat.

“Kami mengecek langsung bagaimana penerimaan masyarakat. Alhamdulillah rata-rata tidak ada masalah. Harapannya seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang ada di Kabupaten Purworejo dapat mendistribusikan program ini kepada seluruh penerima manfaat,” ujarnya.

Lanjutnya, selain membahas Program MBG, Menteri Wihaji juga memberikan apresiasi atas capaian Kabupaten Purworejo dalam menurunkan angka stunting. Ia menyebut prevalensi stunting di Kabupaten Purworejo saat ini berada di bawah rata-rata nasional.

“Saat ini angka stunting nasional berada di kisaran 19,8 persen, sedangkan Purworejo sudah sekitar 14 persen. Ini capaian yang baik dan harus terus ditingkatkan,” ungkapnya.

Meski demikian, Wihaji menilai tantangan pembangunan keluarga ke depan masih cukup besar. Karena itu, ia meminta seluruh anggota TPK untuk terus menjaga semangat dan komitmen dalam menjalankan tugas pendampingan keluarga.

“Tugas pendamping keluarga sangat mulia karena mendampingi masyarakat sejak pra-nikah hingga lansia. Saya berharap seluruh TPK tetap sabar dan semangat dalam mendampingi keluarga Indonesia, khususnya di Kabupaten Purworejo,” tandasnya. she 

You Might Also Like

Makan Siang Gratis Anak Sekolah Ala Prabowo Gibran Disimulasikan
Pemkot Diminta Serius Bahas Pengawasan Pengambilan ABT
Reviana Adukan Wamen PPPA ke DPR RI
Menpora Amali Apresiasi Perjuangan Tim Tenis Indonesia di Piala Davis Cup 2022
Prioritaskan Guru Non-ASN Diangkat PPPK, PGRI Kota Semarang Apresiasi Langkah Tepat Mbak Ita
TAGGED:Menteri WihajiMohammad Soleh
Share This Article
Facebook Email Print
© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?