By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Mufti Sabah Dalami Model Kemandirian Ekonomi di Ponpes Wali Salatiga
Share
Font ResizerAa
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Mufti Sabah Dalami Model Kemandirian Ekonomi di Ponpes Wali Salatiga

Jatengdaily.com
Published: 7 Mei 2026 06:25
Share
Pondok Pesantren Wali di Desa Candirejo, Tuntang, Kabupaten Semarang, menerima kunjungan istimewa dari Mufti Negeri Sabah, Malaysia, Datuk Dr. Bungsu @ Aziz bin Haji Jaafar, Selasa (6/5/2026). Foto:dok
SHARE

SALATIGA (Jatengdaily.com) – Pondok Pesantren Wali di Desa Candirejo, Tuntang, Kabupaten Semarang, menerima kunjungan istimewa dari Mufti Negeri Sabah, Malaysia, Datuk Dr. Bungsu @ Aziz bin Haji Jaafar, Selasa (6/5/2026). Kunjungan ini bertujuan untuk membedah strategi kemandirian institusi pendidikan Islam berbasis pemberdayaan santri yang diterapkan di pesantren tersebut.

Suasana penerimaan berlangsung sangat egaliter. Bertempat di Bangsal Literasi—sebuah bangunan limasan Jawa kuno beralaskan ubin lawas—sang Mufti bersama rombongan dari Ma’had Tahfidz Al-Qur’an Ibnu Al-Jazari (MTIJ) duduk lesehan sejajar dengan tuan rumah. Sajian kopi tubruk dan kudapan tradisional polo pendhem seperti kacang rebus dan ubi menjadi pelengkap diskusi yang berlangsung hangat selama dua jam.

“Kami hadir untuk mempelajari bagaimana pesantren di Indonesia mampu berdikari. Di Malaysia, institusi serupa mendapatkan dukungan penuh dari pemerintah, namun di sini kami melihat kekuatan ekonomi mandiri yang luar biasa,” ujar Datuk Bungsu.

Pengasuh Ponpes Wali, Gus Anis Maftuhin, menjelaskan bahwa pesantrennya menjalankan konsep Learning Based on Project. Para santri tidak hanya mengaji, tetapi juga mengelola unit usaha mulai dari biro umrah, fotografi, hingga peternakan kambing “Mendo Ngremboko” yang bekerja sama dengan Baznas RI. Semua dikelola dengan manajemen terbuka yang menempatkan yayasan sebagai mentor dan santri sebagai penggerak dengan sistem bagi hasil.

Rektor UIN Salatiga, Prof. Dr. Zakiyuddin Baidhawy, M.Ag., yang turut mendampingi, menyebut kunjungan ini sebagai bagian dari implementasi kerja sama internasional bidang pendidikan Islam. Gus Anis berharap, kehadiran sang Mufti yang bersahaja dapat memperkuat semangat santri untuk menjadi pribadi yang berdaya secara ekonomi sekaligus bermanfaat bagi umat. st

You Might Also Like

Pertamina Sesuaikan Harga BBM Nonsubsidi, Pertamax Masih Tetap
Diikuti Ratusan Orang, Prodia Healthy Fun with Community 2024 di Semarang Berlangsung Meriah
Gelar Kuliah Umum FTI Unissula Hadirkan Pakar dari India
Polisi Imbau Ortu Awasi Anak Main HP, Menyusul Terbongkarnya Kasus Video Porno Yang Melibatkan Anak
Kolaborasi SIG dan Kementerian PUPR Tingkatkan Kompetensi Tenaga Konstruksi di IKN
TAGGED:Dalami Model Kemandirian Ekonomidi Ponpes Wali SalatigaMufti Sabah
Share This Article
Facebook Email Print
© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?