Mufti Sabah Dalami Model Kemandirian Ekonomi di Ponpes Wali Salatiga

2 Min Read
Pondok Pesantren Wali di Desa Candirejo, Tuntang, Kabupaten Semarang, menerima kunjungan istimewa dari Mufti Negeri Sabah, Malaysia, Datuk Dr. Bungsu @ Aziz bin Haji Jaafar, Selasa (6/5/2026). Foto:dok

SALATIGA (Jatengdaily.com) – Pondok Pesantren Wali di Desa Candirejo, Tuntang, Kabupaten Semarang, menerima kunjungan istimewa dari Mufti Negeri Sabah, Malaysia, Datuk Dr. Bungsu @ Aziz bin Haji Jaafar, Selasa (6/5/2026). Kunjungan ini bertujuan untuk membedah strategi kemandirian institusi pendidikan Islam berbasis pemberdayaan santri yang diterapkan di pesantren tersebut.

Suasana penerimaan berlangsung sangat egaliter. Bertempat di Bangsal Literasi—sebuah bangunan limasan Jawa kuno beralaskan ubin lawas—sang Mufti bersama rombongan dari Ma’had Tahfidz Al-Qur’an Ibnu Al-Jazari (MTIJ) duduk lesehan sejajar dengan tuan rumah. Sajian kopi tubruk dan kudapan tradisional polo pendhem seperti kacang rebus dan ubi menjadi pelengkap diskusi yang berlangsung hangat selama dua jam.

“Kami hadir untuk mempelajari bagaimana pesantren di Indonesia mampu berdikari. Di Malaysia, institusi serupa mendapatkan dukungan penuh dari pemerintah, namun di sini kami melihat kekuatan ekonomi mandiri yang luar biasa,” ujar Datuk Bungsu.

Pengasuh Ponpes Wali, Gus Anis Maftuhin, menjelaskan bahwa pesantrennya menjalankan konsep Learning Based on Project. Para santri tidak hanya mengaji, tetapi juga mengelola unit usaha mulai dari biro umrah, fotografi, hingga peternakan kambing “Mendo Ngremboko” yang bekerja sama dengan Baznas RI. Semua dikelola dengan manajemen terbuka yang menempatkan yayasan sebagai mentor dan santri sebagai penggerak dengan sistem bagi hasil.

Rektor UIN Salatiga, Prof. Dr. Zakiyuddin Baidhawy, M.Ag., yang turut mendampingi, menyebut kunjungan ini sebagai bagian dari implementasi kerja sama internasional bidang pendidikan Islam. Gus Anis berharap, kehadiran sang Mufti yang bersahaja dapat memperkuat semangat santri untuk menjadi pribadi yang berdaya secara ekonomi sekaligus bermanfaat bagi umat. st

Share This Article