By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Nur Fithriani Fatma Cholida Raih Gelar Doktor dari PDTS Unissula
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
NewsPendidikan

Nur Fithriani Fatma Cholida Raih Gelar Doktor dari PDTS Unissula

Last updated: 27 April 2026 11:43 11:43
Jatengdaily.com
Published: 27 April 2026 11:42
Share
SHARE
SEMARANG (Jatengdaily.com)- Nur Fithriani Fatma Cholida ST MT berhasil meraih gelar doktor.  Ia lulus dalam ujian terbuka doktor di Program Doktor Teknik Sipil (PDTS) Unissula, pada Sabtu (25/4/2026).
Nur Fithriani Cholida merupakan lulusan ke-60 PDTS Unissula. Lulus dengan IPK 3,9 dan menyelesaikan studi dalam waktu 3 tahun 6 bulan.
Dalam ujian tersebut, ia mempresentasikan disertasi berjudul “Perilaku Beton SCC (Self Compacting Concrete) Mutu Tinggi Terkekang (Confined) Berserat Baja terhadap Beban Konsentrik”.
Tim penguji terdiri atas Ketua Dewan Penguji  Abdul Rochim ST MT dan promotor Prof Dr Ir Antonius MT. Para anggota penguji antara lain Prof Dr Ir Slamet Imam Wahyudi DEA dan Prof Ir Pratikso MST PhD. Pengujia lainnya Prof Dr Henny Pratiwi Adi ST MT, Dr Ir Sumirin MS, dan Prof Dr Eng Rendi Thamrin ST MT.
Dalam penelitiannya, Nur Fithriani menjelaskan bahwa Self Compacting Concrete (SCC) atau beton memadat sendiri memiliki keunggulan utama dalam kemudahan pengerjaan karena tidak memerlukan pemadatan mekanis, sehingga lebih efisien dalam pelaksanaan konstruksi.
Menurutnya penerapan SCC pada beton berserat baja mutu tinggi sangat berguna untuk mengatasi sifat kelecakan beton yang kurang baik. Penelitian ini membahas beton berserat baja terkekang berbasis SCC untuk mengevaluasi perilaku kekuatan dan daktilitasnya.
Penelitian ini menggunakan 48 spesimen penampang bulat dan 18 spesimen penampang persegi, yang diuji terhadap beban konsentrik monotonik.
Parameter yang dikaji meliputi volume fraksi serat baja, rasio air-semen (w/c), serta karakteristik tulangan pengekang seperti spasi, rasio volumetrik, tegangan leleh, dan tipe pengekang (spiral dan hoop) khusus untuk penampang bulat.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa beton SCC mutu tinggi berserat baja dapat dicapai dengan penambahan bahan tambah Consol SS-8 minimal 0,6% dari berat semen. Pada rasio air-semen yang sama, kuat tekan beton SCC meningkat seiring bertambahnya volume fraksi serat.
Selain itu, beton SCC berserat baja terkekang menunjukkan pola keruntuhan yang lebih daktail, tanpa kegagalan tiba-tiba saat mencapai beban maupun deformasi maksimum. Hal ini menunjukkan peningkatan kemampuan struktur dalam menahan beban aksial.
Ia juga menjelaskan bahwa karakteristik tulangan pengekang berperan penting dalam meningkatkan kekuatan (K) dan daktilitas (TI) beton.
Pada penampang persegi, konfigurasi sengkang ikat silang dengan rasio volumetrik tinggi serta tegangan leleh tulangan yang besar memberikan hasil optimal terhadap peningkatan performa beton.
Secara umum, sistem pengekangan berbentuk spiral memiliki kinerja lebih baik dibandingkan hoop dalam menghasilkan kekuatan dan daktilitas. Namun, pada kondisi tulangan dengan tegangan leleh tinggi (fy = 544 MPa), hoop menunjukkan kinerja yang lebih unggul.
Nur Fithriani Fatma Cholida ST MT  merupakan Dosen Teknik Sipil Universitas Semarang. she

You Might Also Like

Telkom dan PGN Dorong Ekosistem Green Digital Infrastructure Terintegrasi Bersama Mitra Global
Puncak Arus Balik Hari Ini,  33 Ribu Pemudik Naik Kereta Api dari Stasiun Daop 4 Semarang
Flyover Purwosari Diresmikan, Momen Terindah Wali Kota Rudi
Teguh Fitrianto Minta Untung Riyanto Hentikan Kebohongan
Indonesia Kecam Pembakaran Al Quran di Swedia
TAGGED:Nur Fithriani Raih Doktor dari Unissula
Share This Article
Facebook Email Print
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?