By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Pascasarjana USM Bekali Mahasiswa Kemampuan Optimalisasi AI untuk Karya Ilmiah
Share
Font ResizerAa
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Pendidikan

Pascasarjana USM Bekali Mahasiswa Kemampuan Optimalisasi AI untuk Karya Ilmiah

Jatengdaily.com
Published: 12 Oktober 2026 08:48
Share
Program Pascasarjana Universitas Semarang (USM) menggelar workshop bertajuk "Penggunaan Artificial Intelligence dalam Penulisan Jurnal dan Tugas Akhir" pada Sabtu (10/10/2026). Foto: Dok
SHARE

​SEMARANG (Jatengdaily.com) – Program Pascasarjana Universitas Semarang (USM) menggelar workshop bertajuk “Penggunaan Artificial Intelligence dalam Penulisan Jurnal dan Tugas Akhir” pada Sabtu (10/10/2026).

​Kegiatan yang berlangsung di Ruang Telekonferensi Lantai 8 Menara Prof. Dr. Muladi, S.H. ini bertujuan meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam memanfaatkan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) untuk mendukung penyusunan karya ilmiah.

​Direktur Pascasarjana USM, Dr. Muhammad Junaidi, S.H.I., M.H., mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan salah satu upaya untuk mengoptimalkan pemanfaatan AI di kalangan mahasiswa, khususnya dalam menyelesaikan tugas akhir, tesis, dan jurnal ilmiah.

​”Tidak bisa ditinggalkan penggunaan AI itu, tapi pada prinsipnya harus dimaksimalkan supaya tugas-tugas akhir mahasiswa itu dapat selesai sesuai dengan spesifikasi yang dibutuhkan,” ujarnya.

​Ia menambahkan, kegiatan serupa direncanakan berlangsung secara berkelanjutan agar mahasiswa Pascasarjana USM memiliki kompetensi yang lebih baik dalam menyelesaikan studi tepat waktu. Workshop tersebut diikuti oleh 60 peserta, terdiri atas 25 peserta secara luring dan 35 peserta secara daring dari berbagai program studi Pascasarjana USM.

​Ia berharap, melalui workshop ini, mahasiswa mampu memanfaatkan AI sebagai sarana pendukung pembelajaran dan penulisan ilmiah secara efektif, tanpa mengabaikan kejujuran akademik, ketepatan data, serta tanggung jawab atas karya yang dihasilkan.

​”Kami berharap kegiatan ini juga dapat mendorong mahasiswa menjadi lebih produktif dalam menyelesaikan tugas akademik dan menempuh pendidikan tepat waktu dengan tetap mengedepankan kualitas serta integritas ilmiah,” ungkapnya.

​Salah satu narasumber, Prof. Dr. Hariyanto, S.H.I., M.Hum., M.Pd., Wakil Dekan III Fakultas Syariah UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri, mengatakan bahwa AI seharusnya digunakan sebagai alat pendukung, bukan pengganti kemampuan berpikir dan analisis mahasiswa.

​Menurutnya, AI dapat membantu mahasiswa menganalisis serta memeriksa data dalam penyusunan tugas akhir dan karya ilmiah. Namun, hasil yang diberikan AI tetap harus diperiksa untuk memastikan kebenarannya.

​”Kejujuran itu penting, kemudian bagaimana mahasiswa ini menggunakannya. Data-data harus di-cross-check, jangan dianggap sebagai kebenaran dari hasil olah yang dilewatkan AI,” jelasnya.

​Sementara itu, Zulfikar Ari Wicaksono, S.E., M.M., selaku HTM Central Java Indosat Ooredoo, mengingatkan mahasiswa agar menggunakan AI secara bijak dengan tetap menjaga integritas dan kualitas karya tulis. Ia menekankan pentingnya membaca ulang serta memvalidasi setiap informasi yang dihasilkan AI sebelum digunakan dalam karya ilmiah.

​”Yang tetap harus dijaga adalah integritas dan kualitas serta tetap bertanggung jawab terhadap semua tulisannya,” ungkap Zulfikar.

​Ia juga membagikan tips penggunaan AI melalui kerangka RCTF, yakni Role, Context, Task, dan Format. Menurutnya, instruksi atau perintah (prompt) yang jelas dan terperinci akan membantu AI menghasilkan jawaban yang lebih sesuai dengan kebutuhan pengguna.

​”Semakin detail semakin bagus, jadi jangan menganggap AI itu dukun. Dengan prompt yang sederhana, dia akan melebar ke mana-mana. Kita harus memberikan batasan sesuai dengan apa yang kita inginkan,” tambahnya. St

You Might Also Like

USM Tambah Guru Besar Ilmu Psikologi
Rektor USM Raih Anugerah Tokoh Berprestasi Indonesia 2025
Abrian dan Rahma Terpilih sebagai Duta Kampus USM 2025: Membawa Semangat dan Citra Positif ke Tingkat Nasional
Perkuat Jejaring Internasional, USM Jalin Kerja Sama dengan NUU Taiwan
​Pasca-Kasus Penganiayaan Siswa SMP, Area Rawan Sekolah di Semarang Kini Diperketat
TAGGED:Bekali mahasiswaKarya IlmiahKemampuan Optimalisasi AIPascasarjana USM
Share This Article
Facebook Email Print
© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?