YOGYA (Jatengdaily.com) — Program Studi Informasi dan Humas (Inhum) Sekolah Vokasi Undip (SV Undip) melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui program Pelatihan Fotografi Produk yang menyasar para penjual jamu di Desa Wisata Jamu Kiringan,Yogyakarta.
Kegiatan ini dirancang untuk meningkatkan kapasitas para pengrajin jamu dalam memanfaatkan media digital, sekaligus memperluas jangkauan pemasaran produk jamu tradisional melalui penguatan citra visual produk lokal.
Acara dibuka dengan sambutan oleh Tiara Pascanoviera Robaeni, S.Ikom., M.I.Kom., yang menekankan pentingnya fotografi produk sebagai salah satu keterampilan strategis di era digital.
Ia menyampaikan bahwa pelatihan ini tidak hanya berfokus pada aspek teknis pengambilan gambar, tetapi juga pada pemahaman pemanfaatan media digital untuk mendukung pemasaran produk.
“Visual produk menjadi salah satu faktor penting dalam menarik perhatian konsumen di era digital. Melalui pelatihan ini, diharapkan produk jamu dari Desa Wisata Kiringan dapat semakin dikenal luas dan memiliki daya saing yang lebih tinggi,” ujarnya.
Sesi materi kemudian dilanjutkan oleh Nabila Putri Aldira, S.I.Kom., M.Si., yang
memaparkan teknik dasar fotografi produk menggunakan perangkat sederhana seperti smartphone.
Materi mencakup pengaturan pencahayaan, pemilihan latar belakang, pemfokusan objek, hingga komposisi visual untuk menghasilkan foto produk yang menarik tanpa memerlukan peralatan profesional.
Kegiatan ini turut diikuti oleh dosen Inhum SV Undip, Irene Syebatia Bumi, M.I.Kom., serta melibatkan mahasiswa Sakdiah Lailal Hasanah Harahap dan Atilla Syifa yang berperan aktif dalam membantu pelaksanaan teknis di lapangan serta mendampingi peserta selama praktik berlangsung.
Setelah sesi pemaparan, kegiatan dilanjutkan dengan praktik langsung fotografi produk di dalam ruangan. Para peserta melakukan pengambilan gambar dengan memanfaatkan pencahayaan alami, properti jamu, serta studio mini sederhana yang telah disiapkan.
Antusiasme peserta terlihat dari keterlibatan aktif mereka selama proses praktikberlangsung.
Ketua Paguyuban bersama Kepala Dukuh setempat, Catur, memberikan apresiasi terhadap kegiatan ini. Ia menilai pelatihan tersebut sangat bermanfaat dalam mendukung strategi pemasaran jamu, terutama dalam meningkatkan pemahaman masyarakat terkait pentingnya visual produk dalam branding dan pemasaran.
Melalui kegiatan ini, Program Studi Informasi dan Humas Sekolah Vokasi Undip berharap dapat memberikan solusi aplikatif bagi para pengrajin jamu dalam mengembangkan keterampilan
fotografi produk secara mandiri.
Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan mampu meningkatkan daya tarik visual jamu tradisional sehingga dapat menjangkau pasar yang lebih luas.
Ke depan, Program Studi Informasi dan Humas SV Undip berkomitmen untuk terus menghadirkan program pengabdian masyarakat yang berorientasi pada pemberdayaan UMKM dan penguatan potensi lokal berbasis kearifan budaya. she



