By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Perangi Kemiskinan Ekstrem, Wali Kota Semarang Targetkan Ribuan RTLH Rampung Tahun Ini
Share
Font ResizerAa
  • ES Money
  • Read History
  • U.K News
  • The Escapist
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Read History
  • Entertainment
  • Science
  • Technology
  • Insider
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
EntertainmentNews

Perangi Kemiskinan Ekstrem, Wali Kota Semarang Targetkan Ribuan RTLH Rampung Tahun Ini

Last updated: 10 Juli 2026 21:39 21:39
Jatengdaily.com
Published: 10 Juli 2026 21:36
Share
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, melakukan kunjungan lapangan dan menemui warga di Kelurahan Mangkang Kulon dan Kelurahan Mangkang Wetan, Kecamatan Tugu, Jumat (10/7). Foto. Dok
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com)– Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, melakukan kunjungan lapangan dan menemui warga di Kelurahan Mangkang Kulon dan Kelurahan Mangkang Wetan, Kecamatan Tugu, Jumat (10/7).

Dalam dialog langsung tersebut, Agustina mengurai berbagai persoalan wilayah sekaligus menyiapkan langkah intervensi komprehensif mulai dari sektor jaminan sosial, kesehatan masyarakat, hingga pembenahan infrastruktur pengairan sawah.

Salah satu fokus utama dalam kunjungan ini adalah percepatan pengentasan kemiskinan ekstrem melalui program pembenahan hunian. Agustina menetapkan target capaian untuk menyelesaikan perbaikan ribuan unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Kota Semarang sepanjang tahun ini.

“Prioritas utama di tahun ini, kami menargetkan penyelesaian 2.500 unit RTLH untuk kita bereskan bersama. Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang mengalokasikan 1.500 unit, dan kami mendapatkan dukungan tambahan dari pemerintah pusat sebanyak 1.000 unit, serta stimulan dari pemerintah provinsi,” ujarnya di sela-sela dialog bersama warga.

Agustina menambahkan, jika kuota anggaran reguler tersebut masih belum mencukupi kebutuhan di lapangan, Pemkot Semarang akan bergerak taktis merangkul berbagai mitra swasta melalui skema tanggung jawab sosial perusahaan atau _Corporate Social Responsibility_ (CSR).

Selain melakukan penataan fisik hunian, Wali Kota menaruh perhatian serius pada aspek kesehatan masyarakat di kawasan pemukiman padat tersebut.

Dia meminta jajaran Puskesmas setempat untuk bergerak lebih proaktif melalui skema jemput bola setelah menerima laporan adanya warga yang membutuhkan penanganan medis.

“Saat meninjau lingkungan tadi, saya melihat ada beberapa hal yang harus segera diintervensi. Masyarakatnya juga secara kesehatan saya minta dicek. Saya berharap jajaran Puskesmas untuk lebih rajin turun ke lapangan, tadi ada laporan warga yang terkena stroke dan saya minta itu segera ditangani dengan cepat,” jelasnya.

Tidak berhenti pada urusan sosial dan kesehatan, kunjungan lapangan ini juga dimanfaatkan Agustina untuk mengurai problematika pengairan lahan pertanian warga.

Dia menemukan adanya penyempitan saluran air (_bottleneck_) serta dimensi pintu air yang terlalu kecil, sehingga debit air sungai kerap melimpas ke rumah warga sebelum sampai ke area persawahan.

Menyikapi kendala teknis tersebut, Agustina mengoordinasikan langkah penanganan bersama Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Semarang untuk melakukan normalisasi, memperlebar saluran, serta melakukan peremajaan sistem pintu air di kawasan Mangkang.

“Ada kendala saluran yang menyempit dari sungai ke pintu menuju sawah, dimensinya agak kecil sehingga memicu limpasan ke pemukiman. Saya sudah meminta Dinas PU untuk mengecek dan memperlebar saluran tersebut.”

“Pola penanganannya adalah dengan mengganti pintu air yang lama dengan dimensi yang jauh lebih besar agar pengairan sawah lancar tanpa merendam rumah warga,” katanya.

Melalui rangkaian temu warga lokal ini, Agustina menegaskan bahwa peninjauan langsung menjadi instrumen penting bagi Pemkot Semarang untuk menyerap aspirasi riil dari akar rumput.

Langkah ini memastikan setiap kebijakan intervensi yang diambil pemerintah daerah benar-benar akurat, adaptif, dan menyentuh langsung kebutuhan mendasar masyarakat. St

You Might Also Like

Pemkot Tegal Siap Terapkan New Normal
Bedjo Santoso Rektor Baru Unissula
Dudy Oris Rilis ‘Aku Menunggumu’
Raup Pendapatan Rp72,0 Triliun, Telkom Mampu Tunjukkan Jaga Sustainable Growth Perusahaan
Pameran Tosan Aji Meriahkan HUT Ke-472 Kota Semarang
TAGGED:Sikat Kemiskinan EkstremTargetkan Ribuan RTLH Rampung Tahun Iniwali kota semarang
Share This Article
Facebook Email Print
© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?