Polres Demak dan Warga Sinergi Bongkar Arena Judi di Karangsono Mranggen  

2 Min Read
Personel Polres Demak, aparat setempat bersama warga Karangsono musyawarah dan sepakat membongkar arena judi di gedung kosong karena meresahkan. Foto: Humas

DEMAK (Jatengdaily.com)- Warga Desa Karangsono, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak, menunjukkan kepedulian besar terhadap keamanan lingkungan dengan bersama-sama aparat gabungan menutup lokasi yang diduga sering dijadikan arena perjudian sabung ayam dan dadu bathok klutuk, Minggu (17/05/2026) petang. Langkah itu dilakukan setelah masyarakat mengaku resah dengan aktivitas perjudian yang dinilai mulai mengganggu ketenteraman warga.

Penertiban dipimpin langsung Pelaksana Harian Kasat Reskrim Polres Demak Iptu Kuntoro bersama Kapolsek Mranggen AKP Kumaidi. Dalam kegiatan tersebut, aparat juga melibatkan personel TNI, perangkat desa, Linmas, Banser, hingga masyarakat setempat yang ikut turun tangan menjaga kondusivitas wilayah.

Sebelum penutupan dilakukan, warga lebih dulu menggelar musyawarah di rumah Kepala Desa Karangsono. Dalam pertemuan itu, masyarakat menyatakan sikap tegas menolak segala bentuk perjudian di desa mereka. Kesepakatan tersebut kemudian dituangkan dalam bentuk petisi sebagai bentuk komitmen bersama menjaga keamanan lingkungan.

“Warga sepakat menolak adanya praktik perjudian karena dinilai meresahkan dan berpotensi mengganggu keamanan lingkungan,” ujar Iptu Kuntoro.

Lokasi yang diduga menjadi arena perjudian diketahui berada di sebuah gudang kosong milik warga. Namun saat aparat gabungan mendatangi tempat tersebut, tidak ditemukan aktivitas perjudian berlangsung. Meski demikian, penertiban tetap dilakukan sebagai langkah antisipasi agar tempat itu tidak lagi dipakai untuk kegiatan serupa.

Petugas bersama warga kemudian membongkar sejumlah fasilitas yang berada di lokasi, seperti kandang ayam dan meja dadu bathok klutuk yang diduga digunakan untuk praktik perjudian. Seluruh sarana tersebut dimusnahkan agar tidak dapat dipakai kembali.

Selain pembongkaran fasilitas, akses menuju lokasi juga ditutup. Warga berharap langkah tersebut mampu memberikan efek jera sekaligus menjaga lingkungan tetap aman dan nyaman bagi masyarakat sekitar, terutama dari pengaruh aktivitas perjudian yang melibatkan orang luar daerah.

Kuntoro menegaskan bahwa keterlibatan masyarakat menjadi faktor penting dalam menjaga situasi Kamtibmas tetap kondusif. Menurutnya, sinergi antara aparat dan warga merupakan kekuatan utama untuk mencegah berbagai aktivitas yang meresahkan lingkungan.

“Sinergi antara masyarakat dan aparat sangat diperlukan untuk menjaga ketertiban serta mencegah adanya aktivitas yang meresahkan di lingkungan,” pungkas Kuntoro. rie-she

TAGGED:
Share This Article