By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: PPK UNNES Perkuat Regulasi Emosi dan Orientasi Masa Depan Anak Jalanan melalui Kolaborasi dengan Yayasan SETARA Semarang
Share
Font ResizerAa
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Pendidikan

PPK UNNES Perkuat Regulasi Emosi dan Orientasi Masa Depan Anak Jalanan melalui Kolaborasi dengan Yayasan SETARA Semarang

Jatengdaily.com
Published: 16 Oktober 2026 13:09
Share
Program Studi Pendidikan Profesi Konselor (PPK), Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi (FIPP), Universitas Negeri Semarang (UNNES), melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat melalui kolaborasi dosen dan mahasiswa bersama Yayasan SETARA Kota Semarang. Foto: Dok
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Program Studi Pendidikan Profesi Konselor (PPK), Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi (FIPP), Universitas Negeri Semarang (UNNES), melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat melalui kolaborasi dosen dan mahasiswa bersama Yayasan SETARA Kota Semarang.

Kegiatan ini mengusung tema “Penguatan Regulasi Emosi dan Orientasi Masa Depan Anak Jalanan melalui Implementasi Toolkit Konseling Komunitas Berbasis Aktivitas Partisipatif di Yayasan SETARA Kota Semarang.”

Kegiatan pengabdian ini diketuai oleh Dr. Ashari Mahfud, S.Pd.I., M.Pd., sebagai bagian dari upaya perguruan tinggi menghadirkan kontribusi nyata bagi masyarakat melalui penerapan keilmuan dan kompetensi bimbingan dan konseling.

Program ini berfokus pada penguatan kemampuan regulasi emosi dan orientasi masa depan anak jalanan melalui pendekatan konseling komunitas yang partisipatif.

Regulasi emosi merupakan kemampuan penting dalam membantu anak mengenali, memahami, dan mengelola emosi secara adaptif.

Sementara itu, orientasi masa depan berperan dalam mendorong anak untuk mengenali potensi diri, membangun harapan, serta mengembangkan gambaran masa depan yang lebih positif.

Kedua aspek tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung perkembangan psikososial dan keberdayaan anak yang menghadapi berbagai tantangan sosial.

Implementasi toolkit konseling komunitas berbasis aktivitas partisipatif dirancang sebagai sarana untuk memfasilitasi keterlibatan aktif anak dalam proses pengembangan diri.

Melalui aktivitas yang melibatkan partisipasi anak, pendekatan ini diharapkan dapat menciptakan ruang yang aman dan suportif bagi anak untuk mengekspresikan diri, mengenali kekuatan pribadi, serta mulai merumuskan harapan dan tujuan masa depan.

Kolaborasi dosen dan mahasiswa PPK UNNES bersama Yayasan SETARA Kota Semarang juga menjadi wahana pembelajaran profesional bagi calon konselor.

Mahasiswa memperoleh kesempatan untuk mengimplementasikan kompetensi konseling komunitas sekaligus mengembangkan kepekaan terhadap dinamika sosial dan kebutuhan kelompok masyarakat yang memerlukan dukungan.

Kegiatan ini sejalan dengan komitmen PPK FIPP UNNES dalam mengembangkan pendidikan profesi konselor yang tidak hanya berorientasi pada penguasaan kompetensi akademik dan profesional, tetapi juga pada penguatan kepedulian sosial, etika profesi, dan kontribusi nyata kepada masyarakat.

Melalui sinergi antara perguruan tinggi dan lembaga masyarakat, PPK UNNES dan Yayasan SETARA Kota Semarang diharapkan dapat terus mengembangkan kolaborasi yang berkelanjutan.

Pengabdian ini menjadi salah satu upaya untuk mendukung tumbuhnya potensi anak, memperkuat kemampuan menghadapi tantangan kehidupan, serta membangun orientasi masa depan yang lebih positif.

Kolaborasi tersebut sekaligus menegaskan pentingnya kehadiran konselor di tengah masyarakat, tidak hanya melalui layanan individual, tetapi juga melalui pendekatan komunitas yang partisipatif, inklusif, dan berorientasi pada pemberdayaan. St

You Might Also Like

Mahasiswa Sekolah Vokasi Undip Raih Juara 1 Kreasi Festival 2025 Melalui IoT Sulap Limbah Plastik Jadi Bahan Bakar
Ayat-ayat Nyeri dalam Thariqah Seluler: Simfoni Penyembuhan Semesta Parakrin
ITB Semarang Kuatkan Kerjasama dengan Kecamatan Priangapus Kabupaten Semarang
FKG Unissula segera Buka Program Spesialis Dokter Gigi Anak
Angkat Reformasi SDM Polri demi Good Governance, Maria Widowati Raih Gelar Doktor di Untag Semarang
TAGGED:Masa Depan Anak Jalananmelalui Kolaborasi dengan Yayasan SETARA SemarangPerkuat Regulasi Emosi dan OrientasiPPK UNNES
Share This Article
Facebook Email Print
© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?