SEMARANG (Jatengdaily.com) — Prestasi membanggakan kembali diukir oleh kader muda Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT). Setelah berhasil menyabet Juara 1 cabang Tafsir Al-Qur’an pada perhelatan MTQ Nasional ke-31 di Kota Semarang, Muhammad Faqih Al-Hafidz (Gus Faqih) kini didorong untuk melangkah ke panggung dunia.
Ketua Pelaksana MAJT, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, M.A., meminta Gus Faqih segera bersiap menghadapi ajang MTQ tingkat internasional yang dijadwalkan berlangsung di Dubai pada 16 Februari 2027.
Dukungan penuh tersebut disampaikan Prof. Noor Achmad di sela acara tasyakuran internal yang digelar di kompleks MAJT, Senin (21/9/2026).
Syukuran ini dihadiri oleh jajaran pengurus MAJT—di antaranya Kiai Zaen Yusuf, Kiai Ahyani, Kiai Istajib AS, Kiai Fanani, Kiai Andi Purwono, Kiai Nor Hadi, dan Isdiyanto—serta ulama besar sekaligus hafiz asal Gaza, Palestina, Syekh Ammar Azmi Ar-Rafati Al-Jailani Al-Hasani.
Dalam sambutannya, Prof. Noor Achmad menyampaikan rasa bangganya atas capaian sosok yang telah mengabdi sebagai Imam MAJT sejak 2021 tersebut. Menurutnya, prestasi ini menjadi bukti nyata keberhasilan kaderisasi ulama di lingkungan MAJT.
“Kami sangat bangga atas prestasi luar biasa yang diraih oleh Gus Faqih. Sebagai salah satu Imam di Masjid Agung Jawa Tengah, kami berharap beliau tidak cepat berpuas diri, melainkan terus memacu potensi. Dalam waktu dekat ini, fokus utama adalah mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk membawa nama Indonesia di ajang internasional di Dubai pada Februari 2027,” ujar Prof. Noor Achmad.
Pada kesempatan yang sama, Sekretaris MAJT, Drs. K.H. Muhyidin, M.Ag., mengungkapkan bahwa rekam jejak Gus Faqih di kancah nasional maupun global memang sudah teruji.
Ia tercatat pernah menyabet Juara 3 hafalan Al-Qur’an pada ajang internasional di Mekah dan meraih Juara 1 tingkat ASEAN. Namun, kemenangan di MTQ Nasional ke-31 terasa sangat istimewa karena diraih dari cabang yang baru ia tekuni.
“Di event internasional ASEAN maupun nasional, beliau memang sering mendapat juara. Namun, yang diikuti di MTQ ke-31 kali ini adalah cabang Tafsir Al-Qur’an. Ini merupakan pertama kalinya beliau terjun di cabang tafsir, dan alhamdulillah, langsung berhasil meraih Juara 1,” ungkap Muhyidin penuh syukur.
Menanggapi dorongan dan kepercayaan tersebut, Gus Faqih menyatakan kesiapannya untuk memperdalam hafalan serta pemahaman tafsir demi memberikan penampilan terbaik di Dubai mendatang.
Rangkaian acara tasyakuran kemudian diakhiri dengan doa bersama yang dipimpin oleh Syekh Ammar Azmi Ar-Rafati Al-Jailani Al-Hasani. Ulama asal Palestina tersebut mendoakan agar seluruh proses persiapan Gus Faqih berjalan lancar hingga berhasil mengukir prestasi terbaik di tingkat dunia. St



