By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Refleksi Keimanan di Haul Ke-13 KH Hamdan Rofi’i, Gus Qoyyum Beri Wejangan
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Refleksi Keimanan di Haul Ke-13 KH Hamdan Rofi’i, Gus Qoyyum Beri Wejangan

Last updated: 9 Januari 2026 05:31 05:31
Jatengdaily.com
Published: 8 Januari 2026 14:00
Share
Gus Qoyyum di Haul Ke-13 KH Hamdan Rofi’i. Foto: dok
SHARE

DEMAK (Jatengdaily.com)- Ribuan orang dari berbagai daerah mengikuti pengajian Haul Ke-13 KH Hamdan Rofi’i.

Kegiatan ini berlangsung  di halaman Pondok Pesantren Al Amanah di Gang Mawar III, Bener ,Weding Bonang Kabupaten Demak, Senin siang (5/1/2026).

Sebagai pembicara KH Abdul Qoyyum Mansur (Gus Qoyyum), pengasuh Pondok Pesantren An-Nur Lasem, Kabupaten Rembang dan Habib Ali Pekalongan.

Pengasuh Pondok Pesantren Al Amanah di Gang Mawar III, Bener ,Weding Bonang Kabupaten Demak, KH Abdullah Haidar (Gus Abdar) dalam sambutanya menjelaskan, rangkaian kegiatan haul dimulai dengan pertemuan Jamiyyatul Qurro’ Wal Huffadz PAC Kecamatan Bonang, semaan Al-Quran oleh oleh para santri dan temu alumni Santri Al Amanah.

Hadir dalam kesempatan itu Dosen Madya Tk. IIII Akpol, Lemdiklat Polri AKBP Imam Safii SIK MSi. Yang menyampaikan rasa syukurnya dapat menghadiri haul tersebut.

“Alhmdulillah, saya bisa menghadiri Haul ke 13 dan bisa bertemu dengan keluarga besar Mbah Amanah, jadi seperti reuni keluarga” tuturnya.

Pengasuh Pondok Pesantren An-Nur Lasem, Rembang KH. Abdul Qoyyum Mansur (Gus Qoyyum) dalam tausiyahnya mengingatkan umat Islam untuk mewaspadai dosa lahir batin  dan penyakit hati yang banyak menghinggapi orang-orang modern.

“Dosa-dosa yang tidak nampak (dosa halus)” dosa ini tidak tampak secara lahiriah, tetapi berat di sisi Allah karena merusak hati (amrâdh al-qulûb),’’ katanya.

Dosa yang tidak nampak menurut Gus Qoyyum Lasem yaitu merasa lebih baik dari orang lain. Bukan sekadar sombong terang-terangan, tetapi merasa ibadah kita lebih ikhlas, merasa kelompok kita paling benar, merasa amaliyah kita paling lurus. “Merasa suci itu lebih berbahaya daripada berbuat maksiat, karena maksiat masih sadar dosa,’’ kata Gus Qoyyum.

Ujub terhadap amal sendiri menurutnya juga sangat berbahaya. Bangga dengan shalat, ilmu, dakwah dan jabatan agama.’’Padahal semua itu karunia Allah, bukan hasil kehebatan diri,’’ tutur Gus Qoyyum.

Gus Qoyum juga menceritakan kedekatan Kyai Hamdan dengan Habib Ali Pekalongan di akhir sesi penyampaian materi tausiyah. she

You Might Also Like

Jalan Lingkar Brebes-Tegal Lengkapi Jaringan Jalan Nasional di Pantura
Tim PKM ITB Semarang Lakukan Pengabdian Masyarakat di SMK Swadaya Semarang
Harga Beras Naik, Pemprov Jateng Lakukan Upaya Tekan Inflasi
Jamaah Haji Butuh Pendampingan
Dewas Periksa Dua Wakil Ketua KPK Terkait Dugaan Pemerasan ke SYL
TAGGED:Gus QoyyumHaul Ke-13 KH Hamdan Rofi’i
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?