Satpam Jateng Teguhkan Semangat Bersatu di HUT ke-45 dan Jadi Simbol Rasa Aman Masyarakat

3 Min Read
Dari kiri: Ketua BPD ABUJAPI Jateng, Mahon Afifuddin,  Dirbinmas Polda Jateng Kombes Pol Siti Rondhijah, dan Ketua APSI DPD Jateng Heru Wibowo. Foto: Siti KH 
SEMARANG (Jatengdaily.com)— Direktur Pembinaan Masyarakat (Dirbinmas) Polda Jawa Tengah Kombes Pol Siti Rondhijah S.Si., M.Kes menegaskan bahwa profesi Satuan Pengamanan (Satpam) merupakan profesi strategis yang sangat dibutuhkan dan telah diterima oleh masyarakat.
Hal tersebut disampaikannya dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-45 Satuan Pengamanan (Satpam) Indonesia.
Menurutnya, di usia ke-45 ini, Satpam diharapkan semakin profesional dan mampu membuktikan diri sebagai garda terdepan dalam menjaga keamanan lingkungan masyarakat.
“Ketika masyarakat melihat ada satpam di titik-titik kegiatan atau di lokasi yang berpotensi terjadi gangguan kamtibmas, maka warga akan merasa nyaman dan aman. Mereka yakin akan mendapatkan bantuan dengan cepat dan segera,” ujar Kombes Pol Siti Rondhijah, Minggu (11/1/2026) dalam acara jalan sehat yang diikuti satpam se-Jateng, yang di halaman Balaikota Semarang.
Ia menekankan bahwa kepercayaan masyarakat tersebut harus terus dijaga. Satpam harus mampu menunjukkan bahwa kehadirannya tidak tergantikan oleh fungsi lain.
“Kalau sudah berhasil diwujudkan, maka profesi satpam akan benar-benar mendapatkan tempat di hati masyarakat. Seperti halnya ada polisi berarti aman, maka harus dibuktikan bahwa kalau ada satpam, tempat itu pasti aman. Satpam juga jadi mitra strategis kepolisian, karena berada di bawah  aturan dan pembinaan dari kami,” tegasnya.
Mengusung tema “Bersatu, Berdaulat, Berdedikasi, dan Profesional”, peringatan HUT ke-45 Satpam dimaknai sebagai ajakan untuk terus beradaptasi dengan perkembangan zaman. Dedikasi dimaknai sebagai kesiapan Satpam untuk terus berubah dan berkembang, sementara profesionalisme menjadi tuntutan utama dalam menjalankan tugas.
Sementara itu Ketua Badan Pengurus Daerah (BPD)  Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia (ABUJAPI)  Jateng, Mahon Afifuddin  mengatakan, Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-45 Satuan Pengamanan (Satpam) menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi antara badan usaha, asosiasi profesi, dan seluruh anggota Satpam di Jawa Tengah.
Kolaborasi tersebut dinilai sebagai wujud semangat persatuan, kebersamaan, dan peran aktif dalam memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan lingkungan.
Heru Wibowo, S.Sos. MM,CMT,CCRM ketua APSI DPD Jateng menambahkan, profesi Satpam saat ini telah menjadi profesi harapan yang memiliki nilai kemuliaan serta manfaat besar bagi masyarakat.
Satpam tidak lagi hanya dituntut untuk menjaga keamanan, tetapi juga memberikan pelayanan yang menyeluruh. “Satpam sekarang bukan hanya menjaga, tetapi juga melayani. Harus memahami lingkungan kerja, mengenal produk, dan mampu memberikan pelayanan yang baik, karena karakter tempat tugas Satpam sangat beragam, baik di kawasan industri, perumahan, maupun fasilitas publik,” jelasnya.
di Indonesia jumlahnya mencapai ratusan ribu orang. Sementara di Jawa Tengah sendiri, jumlah Satpam diperkirakan mencapai sekitar 65 ribu personel, yang tersebar di berbagai sektor pengamanan.
“Melalui peringatan ini, diharapkan Satpam semakin solid, profesional, dan mampu menjadi mitra strategis dalam menciptakan rasa aman, nyaman, dan kondusif bagi masyarakat,” jelasnya.  she
0
Share This Article
Privacy Preferences
When you visit our website, it may store information through your browser from specific services, usually in form of cookies. Here you can change your privacy preferences. Please note that blocking some types of cookies may impact your experience on our website and the services we offer.