SEMARANG (Jatengdaily.com)- Partai Buruh Jawa Tengah menargetkan perolehan suara wilayah Jawa Tengah sekitar 600 ribu-700 ribu orang. Target perolehan suara sebesar itu cukup realistis mengingat Jawa Tengah punya kultur yang sangat kuat.
Ketua Majelis Partai Buruh Riden Hatam Aziz mengatakan pihaknya mulai turun ke Jateng untuk menyiapkan diri menghadapi kontestasi Pemilu 2024. Maka pada Minggu, (24/9/2023), partai besutan Said Iqbal tersebut mengumpulkan seluruh massa simpatisan, kader dan para caleg di Kota Semarang guna memperkuat konsolidasi.
“Jateng kulturnya begitu kuat. Maka kami beri pehamanman agar caleg ikut berperan di Jateng. Kemudian dari exco pusat kita realistis bisa targetkan 5 kursi untuk DPR RI. Dan untuk data dari Disnaker jumlahnya buruh bertambah terus. Ada 1 jutaan Buruh. Kita realistis saja kita dapatkan 600-800 ribu suara pekerja buruh itu sudah luar biasa,” kata Riden Hatam usai menggelar konsolidasi di GOR Satria Semarang.
Dia menyebut sebagai partai yang didirikan 11 organisasi perburuhan di Indonesia pihaknya tetap konsisten memperjuangkan hak-hak para buruh agar mendapat peningkatan kesejahteraan mulai sektor upah sampai hubungan sektor industrial.
“Dalam konteks hubungan serikat buruh, tentu partai kami yang didirikan serikat buruh pasti akan perjuangkan kenaikan upah minimum masing-masing daerah. Kami juga berikan semangat kepada caleg-caleg bahwa Partai Buruh konsisten memasuki pertarungan di Pemilu 2024,” ungkapnya.
Sampai saat ini partainya memiliki momentum penting yang akan digunakan pada Pemilu 2024 mendatang. Momen yang ia maksud terutama meraih basis massa buruh untuk menaikan kelas Partai Buruh sebagai parpol yang bisa lolos di parlemen.
“Momen yang kami ambil adalah di tahun 2024. Sebetulnya dari kami sangat jelas, berdasarkan data BPS buruh informal ada 55 juta se-Indonesia. Kemudian Kemarin KPU sudah merilis daftar pemilih tetap (DPT) ada 205 jutaan. Tentu itu jadi target kami jelas 55 juta untuk kelas buruh. Kami ambil ceruk di situ saja,” jelasnya.
Partainya juga menyoroti tren pergerakan sektor industri yang kini bergeser ke wilayah Jawa Tengah. Nantinya dengan perpindahan pabrik ke Jawa Tengah maka membuat potensi jumlah para buruh menjadi sangat besar.
“Karena tren industri dari DKI sudah geser ke Jabar dan kini geser ke Jateng. Sehingga keberadaan massa Buruh Jateng jadi fokus Partai Buruh. Khususnya untuk menangkan para caleg agar duduk di kursi parlemen,” ujarnya.
Sementara, Ketua Exco Partai Buruh Jateng Aulia Hakim menyatakan mesin politik partainya kini telah dimatangkan untuk bertarung di bursa Pemilu 2024. Saat ini seluruh caleg sudah mantap menatap tahun 2024 sehingga berbagai upaya konsolidasi perlu diperkuat.
“Kita beri semangat lagi bagi para caleg agar aktif berperan menyukseskan Partai Buruh di tahun depan. Dalam waktu dekat kami kumpulkan 303 caleg se-Jateng untuk menyusun strategi yang tajam,” tandasnya. adri-she


