By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Senator Abdul Kholik Ajak Masjid Jadi Motor UMKM dan Kebangkitan Ekonomi Umat
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Senator Abdul Kholik Ajak Masjid Jadi Motor UMKM dan Kebangkitan Ekonomi Umat

Last updated: 6 Maret 2026 10:48 10:48
Jatengdaily.com
Published: 6 Maret 2026 10:48
Share
Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia dari Jawa Tengah, Abdul Kholik, saat menjadi narasumber dialog Kurma (Kupasan Ramadan Penuh Makna), Kamis (5/3/2026). Foto:dok
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com) — Di tengah suasana Ramadan yang syahdu, sebuah gagasan besar tentang masa depan ekonomi umat bergema dari serambi Masjid Agung Jawa Tengah di Semarang. Bukan sekadar tempat ibadah, masjid dinilai memiliki potensi besar untuk menjadi pusat pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Gagasan itu disampaikan Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia dari Jawa Tengah, Abdul Kholik, saat menjadi narasumber dialog Kurma (Kupasan Ramadan Penuh Makna), Kamis (5/3/2026). Dalam forum yang dipandu Fajar Tri Utami tersebut, ia menegaskan bahwa peran masjid tidak berhenti pada fungsi spiritual semata.

“Masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga memiliki peran dalam pendidikan, dakwah, dan pemberdayaan ekonomi umat,” ujarnya di hadapan para peserta.

Dialog yang mengangkat tema “UMKM Berbasis Masjid” itu menjadi ruang refleksi sekaligus inspirasi bagi para pelajar, santri, dan mahasiswa yang hadir. Abdul Kholik menjelaskan bahwa masjid sebenarnya memiliki banyak instrumen yang bisa digerakkan untuk menguatkan ekonomi masyarakat.

“Masjid juga memiliki berbagai instrumen. Bahkan dalam perkembangannya, masjid memiliki sumber daya yang dapat didorong. Seperti pengumpulan dana yang nilainya cukup besar,” katanya.

Menurutnya, jika dikelola secara visioner dan profesional, sumber daya tersebut dapat menjadi fondasi bagi pengembangan usaha berbasis komunitas.

Ia pun mengajak generasi muda, termasuk para santri dan aktivis Rohis, untuk tidak ragu menapaki jalan kewirausahaan. Indonesia, kata dia, memiliki potensi ekonomi yang sangat luas jika dimanfaatkan secara kreatif.

Ada tiga sektor strategis yang menurutnya sangat menjanjikan untuk dikembangkan oleh generasi muda: pertanian, maritim, dan pariwisata. “Potensi kita sangat besar. Tinggal bagaimana generasi muda berani masuk dan mengelola peluang tersebut,” ujarnya.

Dalam konteks pemberdayaan ekonomi berbasis masjid, Abdul Kholik menilai masjid dapat membangun kolaborasi dengan berbagai instansi untuk mengembangkan unit-unit usaha produktif.

Ia mencontohkan berbagai aktivitas ekonomi yang sudah berjalan di lingkungan Masjid Agung Jawa Tengah. “Seperti di MAJT ini ada penginapan yang memiliki nilai ekonomi, kemudian unit usaha di sekitar masjid termasuk event bazar yang berfungsi sebagai pengembangan ekonomi,” katanya.

Namun, ia mengingatkan bahwa pengembangan usaha berbasis masjid harus dilakukan secara terstruktur agar program yang dijalankan memiliki arah yang jelas dan berkelanjutan.

Menurutnya, sebagian besar masjid di Indonesia kini telah memiliki Unit Pengumpul Zakat (UPZ). Dana yang terkumpul melalui lembaga tersebut dapat dimanfaatkan tidak hanya untuk bantuan sosial, tetapi juga untuk program pemberdayaan ekonomi.

“Sebagian dana itu bisa dialokasikan untuk pemberdayaan, misalnya sebagai bantuan modal usaha bagi masyarakat,” jelasnya.

Lebih jauh, ia juga melihat peluang besar bagi masjid untuk terlibat dalam hilirisasi komoditas bernilai tinggi. Salah satu contoh yang ia sebut adalah komoditas kelapa, yang memiliki banyak produk turunan bernilai ekonomi.

Tak berhenti di sektor konvensional, Abdul Kholik juga mendorong generasi muda masjid untuk memanfaatkan perkembangan teknologi digital. Menurutnya, ekonomi digital membuka peluang yang jauh lebih luas bagi pelaku usaha baru melalui berbagai platform daring dan marketplace.

Dialog semakin hidup saat sesi tanya jawab. Salah satu peserta Pesantren Ramadan Rohis Indonesia, Sofyan Fahriza dari Yogyakarta, mengangkat pertanyaan tentang strategi meningkatkan kesadaran masyarakat untuk mengembangkan UMKM berbasis masjid.

Abdul Kholik menjawab dengan sederhana namun penuh makna: memulai dari ide dan keberanian.

“Untuk awal, teman-teman harus punya ide usahanya terlebih dahulu, jangan berpikir modalnya dulu. Kemudian kemauan yang kuat untuk menjalankan usaha itu, dan terakhir jejaring,” katanya.

Ia menambahkan bahwa jejaring menjadi kunci penting dalam mengembangkan usaha berbasis komunitas.

“Seperti MAJT sudah melakukan banyak hal. Event-eventnya banyak sekali, dan kita harus berbangga hati MAJT menjadi salah satu yang punya sentra-sentra usaha untuk terus dikembangkan,” ujarnya.

Dialog Kurma sore itu turut dihadiri sejumlah pengurus Masjid Agung Jawa Tengah, di antaranya Muhyiddin dan Istajib AS. Selain itu hadir pula mahasiswa dari Universitas Islam Negeri Walisongo dan STIE Pena, serta peserta Pesantren Ramadan Rohis Indonesia dari berbagai daerah di Tanah Air.

Di tengah suasana Ramadan yang meneduhkan, diskusi itu menghadirkan satu pesan kuat: masjid tidak hanya menjadi tempat menundukkan kepala dalam doa, tetapi juga ruang untuk membangun harapan, kemandirian, dan masa depan ekonomi umat. St

You Might Also Like

20.000 Anggota PWI Diingatkan Tidak Tergoda Ikut UKW Lembaga Abal-abal
Atasi Banjir di Muktiharjo Kidul, Pemkot akan Bangun Dua Polder
Menjelajahi Kota Semarang Bertajuk Event Inovatif Sukaria Race 2024 
Pemerintah Bahas Formasi PPPK untuk Honorer Guru Agama
Pengunjung MAJT Meningkat, Tempat Cuci Tangan Ditambah
TAGGED:Abdul KholikAjak Masjid Jadi Motor UMKMKebangkitan Ekonomi Umat
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?