DEMAK (Jatengdaily.com)– Suasana khidmat sekaligus penuh harap menyelimuti pembukaan Bimbingan Manasik Haji Terintegrasi Kabupaten Demak Tahun 1447 H/2026 M yang digelar Kamis (26/03/2026). Ratusan calon jamaah haji tampak antusias mengikuti kegiatan yang menjadi bekal awal menuju perjalanan suci ke Tanah Suci.
Kegiatan ini turut dihadiri sejumlah tokoh penting, seperti Direktur Bina Jamaah Haji Reguler Kemenag RI Dr. HM. Afief Mundzir, Kepala Kemenag Demak Hj. Rahmi Indah Suciati, serta Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Demak H. Taufiqur Rahman bersama jajaran terkait lainnya.
Bupati Demak, dr. Hj. Eisti’anah, SE membuka langsung kegiatan tersebut dengan penuh semangat. Ia menegaskan bahwa manasik haji bukan sekadar formalitas, melainkan proses penting dalam membentuk kesiapan jamaah.
“Kami menyambut baik dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas terselenggaranya kegiatan bimbingan manasik haji terintegrasi ini,” tuturnya.
Dalam sambutannya, Bupati mengajak para calon jamaah untuk memaknai ibadah haji sebagai perjalanan spiritual yang mendalam. Menurutnya, ibadah ini akan mengajarkan nilai kesederhanaan, kesabaran, hingga mempererat persaudaraan umat Islam dari berbagai penjuru dunia.
“Menunaikan ibadah haji bukan hanya perjalanan fisik semata, tetapi juga perjalanan spiritual yang membutuhkan kesiapan ilmu, mental, dan kesehatan,” jelasnya.
Ia pun mengingatkan agar kesempatan berhaji dimanfaatkan sebaik mungkin. Tidak semua orang mendapat panggilan ke Tanah Suci, sehingga momen ini harus dijalani dengan penuh keikhlasan dan kesungguhan.
“Gunakan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya dan laksanakan ibadah dengan khusyu’, semoga menjadi haji yang mabrur dan maqbul,” pesannya.
Melalui manasik ini, para jamaah dibekali pemahaman menyeluruh mulai dari rukun, wajib, sunnah hingga hal-hal yang harus dihindari selama berhaji. Bekal tersebut diharapkan mampu meminimalisir kesalahan saat pelaksanaan ibadah nanti.
Tak kalah penting, Bupati juga menyoroti kesiapan fisik sebagai faktor penentu kelancaran ibadah. Ia mengingatkan jamaah untuk menjaga kesehatan sejak sekarang, mengingat kondisi di Tanah Suci yang berbeda dengan di tanah air.
“Jagalah kesehatan fisik dan mental, atur pola makan, istirahat cukup, dan patuhi anjuran medis,” tegasnya.
Menutup sambutannya, Bupati mengajak seluruh pihak untuk bersinergi mendukung para jamaah. Dengan penuh harap, ia ingin seluruh calon jamaah haji asal Demak dapat berangkat, beribadah, dan kembali dengan predikat terbaik. rie-she


