By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Tasyakuran HAB ke-80 Kemenag Jateng, Merawat Syukur dan Menguatkan Pengabdian untuk Negeri
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Tasyakuran HAB ke-80 Kemenag Jateng, Merawat Syukur dan Menguatkan Pengabdian untuk Negeri

Last updated: 7 Januari 2026 14:19 14:19
Jatengdaily.com
Published: 7 Januari 2026 14:19
Share
Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Tengah, Dr H Saiful Mujab memotong tumpeng pada tasyakuran HAB ke-50 Kemenag, di Aula Mateng, Kanwil Kemenag Jateng, Rabu 7 Januari 2026.Foto:dok
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Suasana khidmat dan penuh rasa syukur menyelimuti Auditorium Majeng, Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah, Rabu (7/1/2026).

Keluarga besar Kementerian Agama Jawa Tengah menggelar Tasyakuran Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama, yang menjadi puncak rangkaian peringatan delapan dekade pengabdian Kemenag bagi bangsa dan negara.

Kegiatan tasyakuran ini menjadi ruang refleksi bersama, mengenang perjalanan panjang Kementerian Agama dalam menjaga harmoni kehidupan beragama di Indonesia, sekaligus meneguhkan kembali komitmen pelayanan yang tulus dan profesional.

Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Tengah, Dr H Saiful Mujab, dalam sambutannya menegaskan bahwa tasyakuran HAB ke-80 merupakan wujud rasa syukur seluruh keluarga besar Kemenag atas perjalanan pengabdian selama 80 tahun.

“Ini bukan sekadar peringatan seremonial, tetapi ungkapan syukur atas amanah besar yang telah dan terus kita jalani bersama,” ujarnya.

Saiful Mujab menekankan bahwa seluruh ASN maupun Non-ASN Kemenag adalah bagian penting dari institusi yang memiliki peran strategis dalam kehidupan beragama di Indonesia.

Menurutnya, keberadaan Kementerian Agama akan selalu sejalan dengan keberlangsungan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Ikutilah dengan penuh percaya diri menjadi bagian dari keluarga besar Kementerian Agama. Selama Indonesia masih ada, Kemenag akan tetap ada. Kita adalah garda terdepan dalam menjamin kehidupan umat beragama di negeri ini,” tegasnya.

Ia juga mengajak seluruh pegawai untuk terus menjaga semangat kebersamaan, loyalitas, dan keikhlasan dalam bekerja, melanjutkan perjuangan para pendiri Kemenag yang telah meletakkan fondasi kuat bagi kerukunan dan pelayanan keagamaan.

Dalam refleksi sejarahnya, Saiful Mujab menyinggung perjalanan Kementerian Agama sejak berdiri pada tahun 1946 hingga 2026, yang telah melahirkan berbagai lembaga penting, seperti Pengadilan Agama, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), hingga Kementerian Haji. Semua itu menjadi bukti peran strategis Kemenag dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Ia pun mengajak seluruh pegawai yang masih aktif untuk terus meningkatkan kualitas layanan keagamaan kepada masyarakat dengan mengedepankan profesionalisme, kerja keras, kerja cerdas, dan keikhlasan.

“Mari kita rapatkan barisan, bekerja keras, bekerja cerdas, dan bekerja ikhlas dalam memberikan pelayanan keagamaan kepada masyarakat,” ajaknya penuh semangat.

Tasyakuran HAB ke-80 ini menjadi pengingat bahwa pengabdian di Kementerian Agama bukan sekadar tugas, melainkan panggilan untuk merawat nilai-nilai toleransi, persatuan, dan kemanusiaan. Dari Jawa Tengah, semangat itu terus dirawat, demi Indonesia yang rukun, damai, dan berkeadaban. St

You Might Also Like

FORWAN dan FISIP UHAMKA Jakarta Teken MoU Kerja Sama di Musik dan Film
Iuran BPJS Batal Naik, Kata Ganjar Masyarakat Senang
Dikukuhkan Pagi Ini, Prof Abu Rokhmad Guru Besar Termuda UIN Walisongo
Sambut Tahun Baru 1447 Hijriyah, Pemkab Demak Gelar Istighotsah dan Santuni Yatim Piatu
Polda Jateng Larang Demo Buruh di Tengah Pandemi Covid-19
TAGGED:Menguatkan PengabdianMerawat SyukurTasyakuran HAB ke-80 Kemenag Jatenguntuk Negeri
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?