By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Titik Api Baru Muncul di Lereng Gunung Semeru
Share
Font ResizerAa
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Titik Api Baru Muncul di Lereng Gunung Semeru

Jatengdaily.com
Published: 3 September 2026 06:03
Share
Foto: BPBD Lumajang (Istimewa)
SHARE

LUMAJANG (Jatengdaily.com)– Titik api baru kebakaran hutan dan lahan (karhutla) ditemukan di lereng Gunung Semeru, sekitar 1 kilometer dari permukiman Desa Ranupane, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang, Provinsi Jawa Timur.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang Isnugroho mengatakan, titik api tersebut berada sekitar 400 meter dari Pos 1 jalur pendakian.

“Petugas kami menemukan titik api baru yang di perkirakan sekitar 1 kilometer dari permukiman warga,” kata Isnugroho, Rabu (2/9/2026).

Kini, lanjutnya, petugas masih melakukan pemadaman secara manual menggunakan gepyok dan semprotan air. Penanganan menghadapi kendala karena titik api berada di lereng dengan kemiringan ekstrem, sementara pasokan air harus diambil dari wilayah Ranupane.

“Untuk saat ini masih ditangani secara manual oleh petugas,” ujarnya.

Meski titik api berada relatif dekat dengan permukiman, hingga Rabu belum ada laporan dampak asap terhadap warga Ranupane.

Isnugroho menjelaskan, arah angin saat ini bergerak ke barat menuju kawasan Ranu Kumbolo sehingga asap belum mengarah ke permukiman.

“Belum ada dampak asap ke permukiman karena angin mengarah ke Kumbolo. Namun, masyarakat tetap harus waspada terhadap kemungkinan asap karhutla,” kata Isnugroho.

Masyarakat di sekitar Ranupane diminta tetap mengikuti perkembangan informasi dari pemerintah dan petugas serta tidak mendekati kawasan yang sedang dalam penanganan.

Kewaspadaan tetap diperlukan karena perubahan arah angin dapat memengaruhi sebaran asap. Kondisi medan, ketersediaan air, dan akses menuju titik kebakaran juga menjadi tantangan dalam proses pemadaman.

Sebagai langkah mitigasi, Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BBTNBTS) telah menutup sementara aktivitas pendakian Gunung Semeru menuju Ranu Kumbolo sejak karhutla berlangsung pada 26 Agustus 2026.

Penutupan dilakukan untuk mengutamakan keselamatan pengunjung sekaligus mendukung proses penanganan dan pemantauan karhutla di kawasan Semeru.

Masyarakat dan wisatawan diminta mematuhi penutupan tersebut serta segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan asap maupun titik api baru di sekitar kawasan. she

You Might Also Like

Presiden Jokowi Umumkan Pencabutan Kebijakan PPKM
PSIS Liburkan Pemain Selama 3 Hari
Masyarakat Sambut Luar Biasa Kirab Timnas U-22 Yang Juara Kontingen SEA Games 2023
Dukung Pendidikan Karakter, LBH Ansor Demak Berkoordinasi Satlantas dan Polsek Sayung Penyuluhan Hukum ke MA Nurul Qur’an  
Ganjar Raih Penghargaan News Maker Terbaik Nasional
TAGGED:Titik Api Baru Muncul di Lereng Gunung Semeru
Share This Article
Facebook Email Print
© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?