By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Tur Cinema Visit Semarang: Pemain Film Istimewa Sapa Penonton XXI Paragon Mall
Share
Font ResizerAa
  • ES Money
  • Read History
  • U.K News
  • The Escapist
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Read History
  • Entertainment
  • Science
  • Technology
  • Insider
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
EntertainmentSeni Budaya

Tur Cinema Visit Semarang: Pemain Film Istimewa Sapa Penonton XXI Paragon Mall

Last updated: 12 Agustus 2026 17:33 17:33
Jatengdaily.com
Published: 12 Agustus 2026 17:33
Share
Bertempat di XXI Paragon Mall Semarang pada Rabu (12/8), agenda ini menjadi ruang perjumpaan hangat antara para kreator dan masyarakat penikmat seni peran. Foto: dok
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com) — Gelombang kehangatan dan rasa haru dari film Istimewa terus menjangkau para pencinta bioskop di Indonesia. Sukses menyentuh hati penonton lewat gelaran cinema visit dari Kairos Pictures di Ciwalk Bandung sebelumnya, rangkaian ajang sapa penonton ini berlanjut ke Kota Lumpia.

Bertempat di XXI Paragon Mall Semarang pada Rabu (12/8), agenda ini menjadi ruang perjumpaan hangat antara para kreator dan masyarakat penikmat seni peran.

​Tiga pemeran film Istimewa—Yanni Melwani, Prija Iska (Priijay), dan Bambang Ceper—hadir menyapa langsung publik Semarang. Mereka membagikan kebahagiaan sekaligus menyaksikan respons emosional penonton setelah menyaksikan cuplikan dan kisah Istimewa di layar lebar.

Pertemuan ini bukan sekadar ajang promosi, melainkan momen krusial untuk menggaungkan kembali pesan mendasar: mengajak masyarakat memandang teman-teman disabilitas sebagai manusia yang utuh, lengkap dengan mimpi, keberanian, kasih sayang, humor, dan keistimewaan masing-masing.

​Produser film Istimewa, Abdullah Mansuri—yang akrab disapa Pak Mansuri atau Ayah Mans—mengungkapkan harapannya agar karya ini mampu mengubah cara pandang publik yang selama ini kerap terpaku pada keterbatasan.

​”Saya berharap lewat film Istimewa, teman-teman kita yang selama ini disebut disabilitas tidak lagi hanya dilihat dari kekurangannya. Mereka punya mimpi, mereka punya keberanian, mereka punya kasih sayang, dan mereka juga bisa memberikan kebahagiaan untuk orang lain. Jadi buat saya, mereka bukan hanya disabilitas, mereka adalah orang-orang yang istimewa,” ungkap Ayah Mans.

​Lebih mendalam, Ayah Mans juga menyoroti pentingnya pergeseran penggunaan bahasa di tengah masyarakat saat menyapa teman-teman disabilitas.

​”Kalau boleh saya berharap, suatu hari bahkan KBBI bisa mengubah cara kita menyebut mereka. Karena ketika seseorang terus disebut dari kekurangannya, kita bisa lupa bahwa di balik itu ada manusia dengan begitu banyak hal yang bisa diberikan. Saya ingin kita mulai melihat mereka sebagai manusia yang istimewa,” lanjutnya.

​Namun, kedalaman narasi Istimewa tidak berhenti pada edukasi tentang disabilitas. Film ini dirancang sebagai cermin reflektif bagi setiap penonton untuk melihat kembali ke dalam diri sendiri.

Setiap individu bergulat dengan latar belakang keluarga, dinamika kehidupan, dan kekurangannya masing-masing. Hal-hal yang kerap dilabeli sebagai kelemahan justru bisa menjadi fondasi utama yang membentuk karakter unik seseorang.

​”Film ini sebenarnya bukan hanya untuk anak-anak disabilitas. Ini untuk kita semua. Siapa pun kita, apa pun latar belakang keluarga kita, apa pun kekurangan yang kita punya, kita semua pasti punya sesuatu yang membuat kita istimewa. Jadi saya berharap setelah menonton film ini, kita tidak hanya mengatakan mereka istimewa, tapi juga bisa mengatakan kepada diri sendiri bahwa saya istimewa, dan kamu juga istimewa,” tutur Ayah Mans.

​Perspektif senada disampaikan oleh Bambang Ceper. Aktor muda ini menegaskan bahwa Istimewa hadir tanpa menjual rasa iba, melainkan menyodorkan daya juang dan potensi yang nyata.

​”Menurut saya, Istimewa bukan film yang meminta orang untuk merasa kasihan kepada teman-teman disabilitas. Justru kita diajad untuk melihat bahwa mereka punya kemampuan, punya mimpi, punya cerita, dan bisa melakukan banyak hal seperti kita.”

“Semoga setelah menonton film ini, orang-orang tidak lagi melihat mereka dari kekurangannya, tetapi dari apa yang bisa mereka lakukan dan dari keistimewaan yang mereka punya,” ujar Bambang Ceper di hadapan antusiasme penonton Semarang.

​Kehadiran Yanni Melwani, Prija Iska (Priijay), dan Bambang Ceper dalam cinema visit di XXI Paragon Mall Semarang ini makin memperkuat misi inklusivitas yang diusung film. Melalui interaksi jarak dekat seperti ini, semangat kesetaraan dan penerimaan diri dibawa semakin dekat ke berbagai daerah di Indonesia.

​Pada akhirnya, Istimewa menyampaikan pesan universal bahwa keistimewaan bukanlah milik segelintir orang yang terlihat berbeda saja, melainkan setiap jiwa yang terus berjuang menghargai dirinya sendiri.

​Satu hal yang pasti: Aku istimewa. Dan kamu juga istimewa.

​Bagi publik yang sudah tidak sabar menyaksikan kisah penuh inspirasi ini, film Istimewa dijadwalkan tayang serentak di seluruh jaringan bioskop Indonesia mulai 17 September 2026.

CATATAN PRODUKSI
Judul: Istimewa
Sutradara: Ruben Adrian
Produser: Abdullah Mansuri
Produksi: Kairos Film
Genre: Drama Keluarga (Semua Umur)
Durasi: 1 jam 59 menit.
Tanggal Tayang: 17 September 2026

PEMERAN
● Mathias Muchus
● Yanni Melwani
● Mustofa
● Niatus Sholihah
● Zulfadli Aldiansyah
● Rein
● Bambang Ceper
● Salsabila Bella
● Ricky Komo
● Fauzan Nasrul
● Muhammad Fazzill Alditto
● Agus Kuncoro
● Ence Bagus

Sunarto

You Might Also Like

Slamet Rahardjo Berperan Ingatkan Kisah Periwayat “Epic of Gilgamesh”
DKJT Gelar Silaturahmi Penyair Negeri 2019
Charly Van Houten Tak Ingin Terjebak Zona Nyaman, Berkolaborasi dengan Duo Neverrtale
Perangi Kemiskinan Ekstrem, Wali Kota Semarang Targetkan Ribuan RTLH Rampung Tahun Ini
Giliran Amanda Manopo Dipanggil Bareskrim, Terkait Dugaan Promosi Judi Online
TAGGED:Pemain Film IstimewaSapa Penonton XXI Paragon MallTur Cinema Visit Semarang
Share This Article
Facebook Email Print
© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?