Utamakan Syar’i Tepat Berbagi, Presiden Prabowo Titip Kurban Sapi Seberat 1 Ton di MAJT

3 Min Read
MAJT menerima amanah sapi kurban dari Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dengan bobot mencapai satu ton. Foto:dok

SEMARANG (Jatengdaily.com) — Menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) kembali menjadi pusat pelaksanaan ibadah kurban berskala nasional di Kota Semarang.

Tahun ini, MAJT menerima amanah sapi kurban dari Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dengan bobot mencapai satu ton.

Ketua Panitia Iduladha 1447 H MAJT, Prof. Dr. KH. Tholkatul Khoir, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan Presiden kepada MAJT untuk melaksanakan penyembelihan hewan kurban tersebut.

Menurutnya, proses penyembelihan hingga distribusi daging kurban akan dilakukan secara syar’i, profesional, dan tepat sasaran bagi masyarakat yang membutuhkan di Kota Semarang dan sekitarnya.

“Dengan prinsip ‘Kurban Syar’i Tepat Berbagi’, kami berkomitmen memastikan seluruh proses berjalan sesuai syariat Islam dan daging kurban benar-benar sampai kepada masyarakat yang berhak menerima,” ujarnya, Sabtu (23/5/2026).

Hingga saat ini, panitia MAJT telah menerima amanah sebanyak 12 ekor sapi dan 18 ekor kambing untuk disembelih pada momentum Iduladha tahun ini.

Selain sapi kurban dari Presiden Prabowo, sejumlah hewan kurban juga berasal dari berbagai tokoh, lembaga, perguruan tinggi, hingga perusahaan.

Di antaranya dari Wali Kota Semarang, Wakil Wali Kota Semarang, Universitas Dian Nuswantoro, Universitas Wahid Hasyim, Yayasan Nadzir Wakaf Bandha Masjid Agung Semarang, Luwak White Koffie, Djarum Group, BPN Jawa Tengah, BCA Syariah KC Pierre Tendean, Rumah Zakat, dan Bank Jateng Syariah.

Sementara itu, hewan kurban kambing berasal dari sejumlah tokoh masyarakat dan institusi, seperti Drs. H. Harsono MBA, Dr. KH. Ahmad Darodji M.Si, Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah H. Sarif, Ir. H. Suparno, Ir. H. Choirul Ikhsan, Rektor Universitas Diponegoro, Ibnu Murtaja, PT Prima Mitra Laksana, DPW PPP Jawa Tengah, Bank Syariah Nasional, BPJS Ketenagakerjaan Kanwil Jawa Tengah-DIY, serta Baznas Jateng.

Panitia Iduladha MAJT juga masih membuka kesempatan bagi masyarakat yang ingin menyalurkan kurban melalui MAJT. Terdapat dua metode yang disediakan, yakni titip beli hewan kurban dan titip hewan kurban.

Untuk program titip beli, panitia menyediakan sapi berbobot sekitar 300 kilogram seharga Rp25 juta dan kambing berbobot sekitar 35 kilogram seharga Rp4 juta. Biaya tersebut sudah termasuk perawatan, penyembelihan, hingga distribusi daging kurban.

Sedangkan bagi masyarakat yang membawa hewan kurban sendiri, panitia mengenakan biaya operasional sebesar Rp200 ribu untuk kambing atau domba dan Rp1 juta untuk sapi atau kerbau.

Panitia memastikan seluruh rangkaian ibadah kurban di MAJT dilaksanakan secara profesional, transparan, serta memenuhi standar kesejahteraan hewan dan syariat Islam. Distribusi daging pun diprioritaskan bagi masyarakat sekitar dan umat muslim yang membutuhkan.

Selain pelaksanaan kurban, MAJT juga akan menggelar Shalat Iduladha 1447 H pada Rabu Wage, 27 Mei 2026 mulai pukul 06.30 WIB.

Shalat Iduladha akan menghadirkan khatib Prof. Dr. KH. Noor Achmad MA, dengan imam KH. Zaenuri Ahmad AH yang dikenal sebagai qari internasional. St

Share This Article