SEMARANG (Jatengdaily.com) – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang meresmikan Gedung Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Semarang, Sabtu (24/1).
Gedung yang berlokasi di Jalan Puspogiwang I Nomor 47, Kelurahan Gisikdrono, Kecamatan Semarang Barat tersebut diharapkan menjadi pusat aktivitas organisasi, ruang pengabdian, sekaligus wadah dialog dan kebersamaan masyarakat.
Peresmian gedung dilakukan oleh Wakil Wali Kota Semarang Iswar Aminuddin yang mewakili Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng. Peresmian ini menandai dimulainya pemanfaatan gedung PCNU Kota Semarang secara resmi.
Acara peresmian dihadiri Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Dr. KH Yahya Cholil Staquf, jajaran Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah, Pengurus Cabang NU Kota Semarang, para sesepuh dan kiai, serta pimpinan badan otonom dan lembaga NU se-Kota Semarang.
Dalam sambutan Wali Kota Semarang yang dibacakan Iswar Aminuddin, Pemkot Semarang menyampaikan apresiasi atas kontribusi Nahdlatul Ulama dalam menjaga keharmonisan kehidupan sosial di Kota Semarang.
“Pemerintah Kota Semarang menyampaikan apresiasi matur nuwun kepada Nahdlatul Ulama sebagai organisasi kemasyarakatan yang telah memiliki kontribusi panjang dan nyata dalam menjaga kehidupan sosial yang rukun, damai, dan harmonis,” ujar Iswar.
Ia menambahkan, Kota Semarang merupakan kota yang majemuk dan inklusif sehingga membutuhkan peran berbagai elemen masyarakat, termasuk NU, dalam menjaga persatuan dan kebersamaan. Menurutnya, NU memiliki peran strategis sebagai perekat sosial dan mitra pemerintah dalam kehidupan bermasyarakat.
“Kota Semarang adalah kota yang majemuk serta inklusif, dan NU senantiasa hadir sebagai perekat sosial, penyejuk kehidupan bermasyarakat, serta mitra strategis dalam menjaga nilai persatuan dan kebangsaan,” lanjutnya.
Peresmian gedung yang dirangkaikan dengan peringatan Hari Lahir (Harlah) Nahdlatul Ulama tersebut dinilai mencerminkan konsistensi NU dalam merawat nilai kebersamaan, toleransi, dan moderasi beragama.
Gedung PCNU Kota Semarang diharapkan tidak hanya menjadi pusat kegiatan organisasi, tetapi juga ruang dialog dan pengabdian yang terbuka bagi masyarakat luas.
Gedung PCNU Kota Semarang terdiri atas empat lantai dan satu lantai ground. Pembangunan gedung dimulai sejak Februari 2025 dengan dukungan dana hibah dari Pemerintah Kota Semarang sebesar Rp10 miliar serta sumbangan dari para kader NU.
Proses pembangunan dilakukan secara swakelola oleh kader NU yang memiliki kompetensi di bidang konstruksi.
Menutup sambutan, Iswar menyampaikan harapan Wali Kota Semarang agar sinergi antara Pemkot Semarang dan Nahdlatul Ulama terus terjalin secara positif dan saling menguatkan demi kemanfaatan yang lebih luas bagi masyarakat Kota Semarang. St


